5 Alasan Donald Trump Mungkin Menang, Salah Satunya Kebal dengan Berita Buruk

Senin, 04 November 2024 - 18:25 WIB
loading...
5 Alasan Donald Trump...
Donald Trump mungkin menang karena dia kebal dengan berita buruk. Foto/IG/realdonaldtrump
A A A
WASHINGTON - Dengan hanya satu hari tersisa, perebutan Gedung Putih menemui jalan buntu - baik di tingkat nasional maupun di negara-negara medan pertempuran yang sangat penting.

Jajak pendapat sangat ketat, dalam batas kesalahan, sehingga Donald Trump atau Kamala Harris sebenarnya bisa unggul dua atau tiga poin - cukup untuk menang dengan nyaman.

Ada alasan kuat untuk menjelaskan mengapa masing-masing mungkin memiliki keunggulan dalam hal membangun koalisi pemilih di tempat yang tepat, dan kemudian memastikan mereka benar-benar memilih.

5 Alasan Donald Trump Mungkin Menang, Salah Satunya Kebal dengan Berita Buruk

1. Dia tidak berkuasa

Melansir BBC, ekonomi adalah isu nomor satu bagi para pemilih, dan meskipun pengangguran rendah dan pasar saham sedang booming, sebagian besar warga Amerika mengatakan bahwa mereka berjuang dengan harga yang lebih tinggi setiap hari.

Inflasi mencapai level yang tidak terlihat sejak tahun 1970-an setelah pandemi, memberi Trump kesempatan untuk bertanya, "Apakah Anda lebih baik sekarang daripada empat tahun lalu?"

Pada tahun 2024, para pemilih di seluruh dunia telah beberapa kali menyingkirkan partai yang berkuasa, sebagian karena tingginya biaya hidup pasca-Covid. Para pemilih AS juga tampaknya haus akan perubahan.

Hanya seperempat warga Amerika yang mengatakan bahwa mereka puas dengan arah negara ini dan dua pertiga memiliki prospek ekonomi yang buruk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved