Siapapun Calon Presiden AS yang Menang, Putin Tidak Akan Mau Datang ke Meja Perundingan

Minggu, 03 November 2024 - 20:39 WIB
loading...
A A A
Prajurit Ukraina yang berbicara kepada CNN mengatakan Rusia juga memiliki keuntungan lain, seperti drone yang tak terhitung jumlahnya, pesawat mahal, dan lebih banyak kendaraan yang memungkinkan pertempuran selama musim gugur dan musim dingin yang berlumpur.

Ukraina membutuhkan dukungan untuk infanteri dan pundi-pundi peralatannya, kata prajurit.

"Kami memiliki amunisi, tetapi seperti yang dikatakan prajurit artileri, tidak akan pernah cukup," kata Juru Bicara Garda Nasional Brigade ke-15 Vitaliy Milovidov, yang bertempur di wilayah Donetsk timur, tempat pasukan Rusia terus memperoleh kemajuan bertahap.

Jika pemerintahan Trump yang potensial memangkas bantuan AS, Ukraina akan semakin kalah dalam hal persenjataan.

Negara-negara Eropa tengah berjuang untuk meningkatkan produksi amunisi bagi Ukraina guna mencegah kemunduran, jika dukungan AS menurun.

Namun, bahkan jika kebijakan AS terus berlanjut di sepanjang lintasan saat ini, sekutu Barat Kyiv tampaknya tidak bersedia mengirimkan sumber daya yang dibutuhkan untuk memperoleh keuntungan besar di medan perang.

"Firasat saya adalah bahwa ini akan terus berlanjut, mungkin dengan intensitas yang lebih rendah, tetapi untuk waktu yang lama," tambah Lough dari Chatham House. "Pemerintahan Harris tentu saja tidak akan mengkhianati Ukraina, tetapi itu akan benar-benar menguji tekad Ukraina mereka dan apakah mereka siap untuk terus berperang dalam perang yang melelahkan ini."

Itulah sebabnya strategi Putin juga tampaknya ditujukan untuk menurunkan moral penduduk Ukraina.

Rusia telah berulang kali menyerang warga sipil dan infrastruktur sipil. Rusia juga telah menghantam jaringan listrik Ukraina, yang memperburuk masalah bagi warga Ukraina sehari-hari yang akan menghadapi musim dingin yang dirusak oleh kurangnya pemanas dan air.

Analis mengatakan penduduk Ukraina tentu saja kelelahan, tetapi mereka juga tampaknya belum siap untuk berdamai dengan cara apa pun. Setelah pembunuhan massal warga sipil di Bucha dan Mariupol, perlakuan brutal terhadap tahanan Ukraina dalam tahanan Rusia, dan deportasi paksa anak-anak Ukraina oleh negara Rusia, mereka mengetahui realitas brutal pendudukan Rusia.

Sementara itu, Zelensky terus meminta dukungan dari kedua belah pihak. Jika Trump "hanya ingin memaksa Ukraina untuk menyerahkan segalanya dan dengan demikian mencapai kesepakatan dengan Rusia, saya rasa itu tidak mungkin," katanya pada hari Kamis.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
43 Negara yang akan...
43 Negara yang akan Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved