Viral! Pasangan Homoseks Dipukuli Massa hingga Tewas, Bermula dari Adegan Mobil Bergoyang

Minggu, 03 November 2024 - 13:13 WIB
loading...
A A A
Meskipun Kitab Undang-Undang Hukum Pidana awal Kamerun, yang ditetapkan pada tahun 1965, tidak mengkriminalisasi homoseksualitas, amandemen berikutnya pada tahun 1972 memperkenalkan ketentuan yang menjatuhkan hukuman, termasuk hukuman penjara lima tahun dan denda, bagi individu yang terlibat dalam hubungan sesama jenis.

Sementara itu, dalam insiden terpisah di Nigeria bulan lalu, dua pria gay dipukuli dan diarak-arak di jalan karena diduga gay.

Dalam sebuah video insiden yang beredar daring, kedua pria itu—yang hanya mengenakan celana dalam—dipukuli dengan tinju dan tongkat dan diarak di jalan-jalan dengan tubuh penuh memar dan darah. Serangan itu terjadi di kota Port Harcourt di Nigeria selatan, dengan orang-orang yang menonton dan merekam dengan ponsel mereka sambil melontarkan hinaan kepada mereka.

Selama lebih dari satu dekade, pria gay telah diburu, dipermalukan di depan umum, dipukuli dan terkadang digantung sampai mati atau dibakar hidup-hidup di Nigeria.

Budaya peradilan massa ini bukan hanya merupakan hasil dari kepercayaan budaya dan agama yang mengakar dalam, tetapi juga merupakan akibat langsung dari diskriminasi yang mengakar, kegagalan ekonomi negara dan undang-undang anti-LGBTQI yang keras.

Namun, otoritas lokal di Kamerun dan Nigeria tetap bungkam tentang serangan massa tersebut. Tidak ada investigasi formal, yang mengirimkan pesan yang mengerikan kepada kaum LGBTQI Afrika bahwa hidup mereka dapat dikorbankan dan hak-hak mereka tidak terlihat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Israel akan Gelar Acara...
Israel akan Gelar Acara LGBTQ Terbesar di Timur Tengah
Rob Jetten Dilantik...
Rob Jetten Dilantik sebagai PM Gay Pertama Belanda
Penembak Massal Sekolah...
Penembak Massal Sekolah Kanada Ternyata Transgender, Namanya Jesse van Rootselaar
Viral, Dokter AS Bungkam...
Viral, Dokter AS Bungkam saat Dicecar Pertanyaan 'Bisakah Pria Hamil?'
Seorang Pria Hindu Dibakar...
Seorang Pria Hindu Dibakar Hidup-hidup oleh Massa di Bangladesh, Ini Alasannya
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Berita Terkini
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved