Sungguh Memalukan! 50.000 Tentara Israel Tak Mampu Merebut Satu Desa Pun di Lebanon
Sabtu, 02 November 2024 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, laporan tersebut mencatat kesulitan tentara Israel dalam memetakan posisi Hizbullah dan melawan ancaman yang ditimbulkan oleh pesawat tanpa awak kecil yang sulit dideteksi.
Hizbullah mengeluarkan pernyataan pada hari Jumat, yang mengatakan bahwa dalam 45 hari terakhir, mereka telah menghancurkan sejumlah besar kendaraan militer Israel, termasuk 42 tank Merkava, 4 buldoser militer, 2 kendaraan Hummer, 1 kendaraan lapis baja, dan 1 pengangkut pasukan.
Lebih dari 95 perwira dan tentara Israel telah tewas dan 900 lainnya terluka sejak rezim tersebut memulai invasi daratnya terhadap Lebanon, pernyataan tersebut menambahkan.
Pejuang perlawanan juga menjatuhkan tiga pesawat nirawak Hermes-450 dan dua pesawat nirawak Hermes-900.
Dalam sebuah wawancara, Kolonel Jack Neriya, mantan penasihat perdana menteri Israel Yitzhak Rabin, menjelaskan bahwa pejuang Hizbullah sengaja membiarkan pasukan Israel maju, hanya untuk menjebak mereka dalam penyergapan. Taktik ini telah menciptakan situasi yang mengerikan bagi pasukan Israel, termasuk unit elit seperti Golani dan pasukan komando lainnya, katanya.
Hizbullah mengeluarkan pernyataan pada hari Jumat, yang mengatakan bahwa dalam 45 hari terakhir, mereka telah menghancurkan sejumlah besar kendaraan militer Israel, termasuk 42 tank Merkava, 4 buldoser militer, 2 kendaraan Hummer, 1 kendaraan lapis baja, dan 1 pengangkut pasukan.
Lebih dari 95 perwira dan tentara Israel telah tewas dan 900 lainnya terluka sejak rezim tersebut memulai invasi daratnya terhadap Lebanon, pernyataan tersebut menambahkan.
Pejuang perlawanan juga menjatuhkan tiga pesawat nirawak Hermes-450 dan dua pesawat nirawak Hermes-900.
Dalam sebuah wawancara, Kolonel Jack Neriya, mantan penasihat perdana menteri Israel Yitzhak Rabin, menjelaskan bahwa pejuang Hizbullah sengaja membiarkan pasukan Israel maju, hanya untuk menjebak mereka dalam penyergapan. Taktik ini telah menciptakan situasi yang mengerikan bagi pasukan Israel, termasuk unit elit seperti Golani dan pasukan komando lainnya, katanya.
Lihat Juga :