Kenapa Banyak Pihak Menolak Hasil Pemilu Georgia? Ada Dugaan Campur Tangan Rusia

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:49 WIB
loading...
Kenapa Banyak Pihak...
Warga mengibarkan bendera nasional di depan gedung parlemen Georgia. Foto/tass
A A A
MOSKOW - Hasil Pemilu Georgia 2024 mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Menyikapi hasil yang diduga penuh kecurangan itu, ribuan orang berunjuk rasa di luar gedung parlemen Georgia di Tbilisi pada Senin, (28/10/2024).

Aksi protes tersebut berlangsung setelah partai yang berkuasa di negara itu, Georgian Dream, keluar sebagai pemenang pemilihan umum.

Sementara itu, partai oposisi yang didukung negara-negara Barat menyerukan penyelidikan menyeluruh terhadap hasil pemilihan umum yang dituding menyimpan kecurangan.

Reuters melaporkan Georgian Dream memperoleh hampir 54% suara. Namun, sejumlah pihak dari kalangan partai oposisi memprotes hasil tersebut karena ada laporan pelanggaran yang signifikan.

Kenapa Banyak Pihak Menolak Hasil Pemilu Georgia?


Salah satu penolakan hasil Pemilu Georgia 2024 datang dari Presiden Georgia yang pro-Barat, Salome Zourabichvili.

Ia telah mengumumkan tidak akan mengakui hasil pemilihan parlemen baru-baru ini karena menuding adanya campur tangan Rusia yang bertujuan mengonsolidasikan pengaruhnya di Georgia.

Berbicara dari Istana Kepresidenan, Zourabichvili mengutuk proses pemilu tersebut. Ia juga menggambarkannya sebagai "perang hibrida" dan menyebutnya sebagai bagian dari strategi Rusia dalam memperluas jangkauannya ke dalam politik Georgia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Brutal! Serangan Iran...
Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang
Rekomendasi
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Nafkah Anak Setelah...
Nafkah Anak Setelah Perceraian: Berapa Besar yang Wajib Diberikan Ayah?
Berita Terkini
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved