Israel Ingin Berdamai dengan Negara-negara Arab setelah Perangnya Picu Kemarahan
Selasa, 29 Oktober 2024 - 14:25 WIB
loading...
A
A
A
"Negara-negara ini dan negara-negara lain melihat dengan jelas pukulan yang kami berikan kepada mereka yang menyerang kami, poros kejahatan Iran," imbuh dia, dua hari setelah Israel mengebom target militer di Iran, sebagai balasan atas serangan ratusan rudal Iran terhadap Israel pada 1 Oktober lalu.
"Mereka terkesan dengan tekad dan keberanian kami. Seperti kami, mereka bercita-cita untuk Timur Tengah yang stabil, aman, dan makmur," ujarnya."
Kesepakatan Abraham dicapai di bawah pemerintahan presiden AS saat itu Donald Trump, yang sekarang sedang berupaya untuk kembali berkuasa di Gedung Putih.
Amerika Serikat, pendukung utama Israel, telah lama berupaya menjadi penengah kesepakatan normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel, yang akan memerlukan jaminan keamanan AS untuk kerajaan tersebut.
Washington berharap dapat memberikan insentif kepada Netanyahu untuk menghentikan perang dan mendapatkan sekutu Arab yang kuat, penjaga dua tempat suci umat Islam.
Namun, Riyadh telah mensyaratkan kesepakatan tersebut pada pengakuan Negara Palestina yang merdeka—prospek yang ditolak oleh Israel.
Arab Saudi tidak bergabung dengan Kesepakatan Abraham 2020 dan tidak pernah mengakui Negara Israel.
"Mereka terkesan dengan tekad dan keberanian kami. Seperti kami, mereka bercita-cita untuk Timur Tengah yang stabil, aman, dan makmur," ujarnya."
Kesepakatan Abraham dicapai di bawah pemerintahan presiden AS saat itu Donald Trump, yang sekarang sedang berupaya untuk kembali berkuasa di Gedung Putih.
Amerika Serikat, pendukung utama Israel, telah lama berupaya menjadi penengah kesepakatan normalisasi hubungan antara Arab Saudi dan Israel, yang akan memerlukan jaminan keamanan AS untuk kerajaan tersebut.
Washington berharap dapat memberikan insentif kepada Netanyahu untuk menghentikan perang dan mendapatkan sekutu Arab yang kuat, penjaga dua tempat suci umat Islam.
Namun, Riyadh telah mensyaratkan kesepakatan tersebut pada pengakuan Negara Palestina yang merdeka—prospek yang ditolak oleh Israel.
Arab Saudi tidak bergabung dengan Kesepakatan Abraham 2020 dan tidak pernah mengakui Negara Israel.
Lihat Juga :