3 Alasan PM Netanyahu Lebih Pilih Donald Trump untuk Menang Pemilu
Senin, 28 Oktober 2024 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
Ia malah kembali ke Israel untuk memimpin kelompok antiterorisme dan terjun ke dunia politik.
Jika ia tetap tinggal di Amerika Serikat, kemungkinan besar ia akan mengikuti jalur politik juga dan mencalonkan diri untuk jabatan, tetapi bukan presiden karena ia tidak lahir di Israel. Itu tidak menghentikannya dari berkecimpung dalam politik presidensial selama bertahun-tahun, terutama dari Partai Republik. Hal itu paling menonjol pada tahun 2012 ketika ia mendukung kolega lamanya, Romney, yang dimotivasi oleh persahabatan sekaligus permusuhan terhadap Barack Obama.
"Dalam tiga pemilihan presiden sejak saat itu, Netanyahu telah mendukung Donald Trump. Mereka mungkin tidak memiliki kolegialitas seperti Bibi dan Mitt, tetapi didorong oleh kekejaman, ambisi, dan ego," kata Douglas Bloomfield, pengamat Israel, dilansir The Jerusalem Post.
Jika ia tetap tinggal di Amerika Serikat, kemungkinan besar ia akan mengikuti jalur politik juga dan mencalonkan diri untuk jabatan, tetapi bukan presiden karena ia tidak lahir di Israel. Itu tidak menghentikannya dari berkecimpung dalam politik presidensial selama bertahun-tahun, terutama dari Partai Republik. Hal itu paling menonjol pada tahun 2012 ketika ia mendukung kolega lamanya, Romney, yang dimotivasi oleh persahabatan sekaligus permusuhan terhadap Barack Obama.
"Dalam tiga pemilihan presiden sejak saat itu, Netanyahu telah mendukung Donald Trump. Mereka mungkin tidak memiliki kolegialitas seperti Bibi dan Mitt, tetapi didorong oleh kekejaman, ambisi, dan ego," kata Douglas Bloomfield, pengamat Israel, dilansir The Jerusalem Post.
(ahm)
Lihat Juga :