Pengecut, Netanyahu Ngumpet di Bunker Bawah Tanah saat Israel Serang Iran

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 07:58 WIB
loading...
Pengecut, Netanyahu...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan (Menhan) Yoav Gallant berada di ruang bawah tanah di markas besar Kementerian Pertahanan di Tel Aviv, menurut laporan surat kabar Israel Hayom.

Laporan itu muncul setelah Israel mengatakan telah menyerang sejumlah target di Teheran.

Mengonfirmasi bahwa militer Israel menyerang beberapa lokasi di Iran, Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan, “Negara ini akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk mempertahankan negara dan rakyatnya."

Selama satu jam terakhir, militer Israel telah mengonfirmasi telah melancarkan serangan terhadap target militer di Iran.

Hal itu terjadi beberapa pekan setelah serangan Iran terhadap Israel pada 1 Oktober, ketika Teheran meluncurkan hampir 200 rudal balistik sebagai respons terhadap serangan gencar Israel di Gaza dan Lebanon, serta pembunuhan sejumlah pemimpin senior Hamas dan Hizbullah.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan pada saat itu rudal-rudal itu ditujukan ke "target militer dan keamanan vital".

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Iran telah "membuat kesalahan besar" dan "akan membayarnya", sementara Iran telah berjanji menanggapi serangan potensial dengan cara yang sama.

Ketegangan regional telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa sejak perang genosida Israel di Gaza dimulai lebih dari setahun yang lalu.

Rezim kolonial Israel telah membunuh lebih dari 42.847 orang dan melukai lebih dari 100.000 orang di Jalur Gaza. Pasukan Zionis juga membunuh lebih dari 2.500 warga Lebanon.

Baca juga: Israel Luncurkan Serangan ke Iran, Beberapa Ledakan Terdengar di Teheran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved