3 Jenderal Iran Sudah Dibunuh Israel, Salah Satunya Bikin Ayatollah Khamenei Murka

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 14:58 WIB
loading...
3 Jenderal Iran Sudah...
Ada tiga jenderal Iran yang telah dibunuh Israel sepanjang tahun ini. Salah satunya membuat Ayatollah Ali Khamenei murka. Foto/Khamenei.ir
A A A
JAKARTA - Iran telah kehilangan sejumlah jenderal terbaiknya akibat serangan Israel sepanjang tahun 2024 ini.

Sejak Hamas melakukan serangan ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023, militer Zionis mulai gencar melakukan serangan terhadap kelompok perlawanan Palestina yang dikategorikan Zionis sebagai ”teroris”.

Serangan dari Israel tersebut menargetkan sejumlah negara di Timur Tengah, seperti Suriah dan Lebanon dengan tujuan memberantas pemimpin kelompok milisi pro-Teheran.

Baca Juga: Iran Bersiap Perang Melawan Israel, Bakal Tembakkan 1.000 Rudal Balistik

Tidak sedikit tokoh kelompok milisi yang tewas akibat serangan Israel tersebut, sebut saja seperti Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah, pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, hingga sejumlah Jenderal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Tindakan Israel ini mendapat kecaman Iran, pihak yang merasa sangat dirugikan. Sebagai balasan, Teheran sudah dua kali melancarkan serangan rudal balistik ke negara Yahudi itu.

3 Jenderal Iran yang Sudah Dibunuh Israel

1. Jenderal Hojatollah Omidvar


Mengutip laporan Iran Insight, IRGC mengonfirmasi bahwa empat anggota pasukannya tewas dalam serangan udara di sebuah gedung di lingkungan Mazzeh di Damaskus. Lima perwira IRGC kemudian meninggal karena luka-lukanya.

Di antara yang tewas adalah Brigadir Jenderal Hojatollah Omidvar, yang juga dikenal sebagai Haj Sadegh dan Yousef Omidzadeh, yang menjabat sebagai kepala unit intelijen Pasukan Quds IRGC di Suriah.

Hojatollah Omidvar tewas pada 20 Januari 2024 dalam penggerebekan di sebuah bangunan tempat tinggal di lingkungan Al-Mazah di Damaskus. Menurut media pemerintah Iran, wakil Omidvar juga tewas dalam serangan itu.

Kematiannya terjadi kurang dari sebulan setelah Israel membunuh jenderal tinggi Iran lainnya, Razi Mousavi, di Damaskus, dan dua minggu setelah pembunuhan Saleh al-Arouri di Beirut.

2. Jenderal Mohammad Reza Zahedi


Dikutip dari Al Jazeera, Brigadir Jenderal Mohammad Reza Zahedi yang merupakan senior di IRGC Iran juga terbunuh oleh serangan Israel di Suriah pada 1 April 2024.

Dia terbunuh bersama enam orang lainnya, termasuk seorang jenderal Iran lainnya; Mohammad Hadi Haji Rahimi.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan Teheran membuat Israel “menyesali” serangan udara ke Suriah.

Mohammad Reza Zahedi diketahui telah bergabung dengan IRGC sejak berusia 19 tahun. Setidaknya sejak 2008, Zahedi terlibat aktif dalam upaya memperluas pengaruh Iran.

Dia memimpin operasi di Suriah dan Lebanon, dua negara tempat pengaruh politik, agama, dan militer Iran berkembang pesat dalam beberapa dekade sejak revolusi Islamnya.

Zahedi adalah komandan militer Iran berpangkat tertinggi yang terbunuh sejak Mayor Jenderal Qassem Soleimani, kepala Pasukan Quds yang dibunuh oleh Amerika Serikat dalam serangan pesawat tak berawak di Irak pada Januari 2020.

3. Jenderal Abbas Nilforushan


Jenderal Iran yang tewas di tangan Israel terbaru adalah Jenderal Abbas Nilforushan yang meninggal pada akhir September 2024. Dia tewas dalam serangan udara Israel yang menewaskan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah di Beirut.

Kematiannya meningkatkan tekanan pada Iran untuk merespons, bahkan saat Teheran telah memberi isyarat dalam beberapa bulan terakhir bahwa mereka ingin berunding dengan Barat mengenai sanksi yang menghancurkan ekonominya.

Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepada Nilforushan pada tahun 2022 dan mengatakan bahwa dia telah memimpin sebuah organisasi yang "bertanggung jawab langsung atas protes penindasan”.

Nilforushan juga bertugas di Suriah, mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara Suriah. Pada tahun 2020, televisi pemerintah Iran menyebutnya sebagai “kawan” Jenderal Qassem Soleimani.

Itulah tiga jenderal Iran yang terbunuh oleh serangan Israel sepanjang tahun 2024. Jika konflik tak kunjung berakhir, tidak menutup kemungkinan akan lebih banyaknya korban berjatuhan dari petinggi militer Teheran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved