Hizbullah Klaim Bantai Lebih dari 70 Tentara Israel dalam Pertempuran Sengit

Kamis, 24 Oktober 2024 - 09:13 WIB
loading...
Hizbullah Klaim Bantai...
Kelompok Hizbullah Lebanon klaim telah membantai lebih dari 70 tentara Israel dalam pertempuran sengit. Foto/Michael Giladi/Flash90
A A A
BEIRUT - Kelompok Hizbullah Lebanon mengeklaim pasukannya telah menewaskan lebih dari 70 tentara Israel dalam pertempuran sengit.

Klaim itu memperbarui pernyataan pekan lalu yang menyebutkan 55 tentara Zionis tewas.

Tidak disebutkan dalam kurun waktu berapa puluhan tentara Zionis itu tewas.

Sedangkan militer Israel mengeklaim telah kehilangan sekitar 20 tentara di Lebanon sejak invasi daratnya dimulai, dan sekitar 30 lainnya dalam serangan Hizbullah di Israel utara.

Baca Juga: Makin Memanas, Iran Bidik Seluruh Situs Militer Israel untuk Diserang

Hizbullah mengatakan dalam sebuah pernyataan, yang dipublikasikan melalui ruang operasinya, bahwa mereka menggunakan rudal presisi dan jenis pesawat nirawak baru untuk pertama kalinya dalam bentrokan mereka melawan pasukan Israel.

Menurut kelompok milisi pro-Iran itu, mereka mampu memukul mundur pasukan Israel dalam bentrokan di beberapa desa perbatasan di Lebanon selatan.

Hizbullah juga mengaku telah menembakkan roket dan artileri ke pasukan Israel yang mencoba menyusup ke wilayah Lebanon, satu bulan setelah perang habis-habisan antara kedua pihak.

Sementara itu, seorang pakar PBB mengatakan serangan Israel terhadap perusahaan keuangan Lebanon merupakan tindakan ilegal.

"Beberapa kali pengeboman oleh Israel terhadap sebuah lembaga keuangan di Lebanon merupakan serangan ilegal terhadap objek sipil berdasarkan hukum humaniter internasional," kata Ben Saul, pelapor khusus PBB untuk perlindungan hak asasi manusia (HAM) sekaligus penanggulangan terorisme.

Menekankan bahwa dalam konflik bersenjata, hanya sah untuk menyerang sasaran militer, Saul menegaskan: "Tidak seperti petempur atau senjata, kegiatan ekonomi musuh semata tidak secara efektif berkontribusi pada aksi militer."

"Pengeboman bank menghapus perbedaan antara objek sipil dan sasaran militer yang merupakan hal mendasar untuk melindungi warga sipil dari kekerasan," paparnya, seperti dikutip dari TRT World, Kamis (24/10/2024).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
Warga Israel Tidak Percaya...
Warga Israel Tidak Percaya Hizbullah Dikalahkan Tentara Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved