Pemukim Israel Ngotot Bangun Permukiman Ilegal di Gaza

Selasa, 22 Oktober 2024 - 21:30 WIB
loading...
Pemukim Israel Ngotot...
Kelompok sayap kanan Israel menggelar pawai menuju perbatasan Gaza, menuntut pembangunan permukiman Yahudi ilegal di Jalur Gaza, pada 25 April 2024 di dekat Yad Mordechai, Ashkelon Selatan, Israel. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Ratusan warga Israel sayap kanan berkumpul di konferensi yang diadakan di dekat Gaza untuk menyerukan pembangunan kembali permukiman Israel di wilayah Palestina.

Dengan judul "Mempersiapkan Permukiman Kembali Gaza," konferensi tersebut diadakan di daerah yang ditetapkan sebagai zona militer tertutup oleh tentara penjajah Israel, dekat permukiman Be'eri yang berdekatan dengan Gaza.

Konferensi tersebut diselenggarakan oleh Partai Likud, yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dengan partisipasi para menteri, anggota parlemen, dan aktivis dari partai sayap kanan lainnya.

Laporan selanjutnya menunjukkan Partai Likud menarik diri dari acara tersebut setelah mendapat kritik keras.
May Golan, menteri kesetaraan sosial dan kemajuan perempuan dari Partai Likud, menyerukan permukiman kembali Gaza.

Haaretz mengutip ucapannya, "Kami akan menyerang mereka di tempat yang paling menyakitkan, tanah mereka. Siapa pun yang menggunakan tanah mereka untuk merencanakan Holocaust lainnya akan menerima Nakba lain dari kami."

Baca juga: Arab Saudi Bangun Gedung Pencakar Langit 20 Kali Lebih Tinggi dari Empire State
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved