Donald Trump Nyaris Dibunuh Pria Bersenjata untuk Ketiga Kalinya
Senin, 14 Oktober 2024 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
"Itu cukup berbeda untuk membuat para deputi waspada," kata Bianco kepada Press-Enterprise.
"Kami mungkin menghentikan upaya pembunuhan lainnya," lanjut dia.
Bianco menggambarkan Miller sebagai "sovereign citizen"—merujuk pada sekelompok kecil penganut kebebasan ekstrem yang percaya bahwa pemerintah tidak dapat secara hukum menjalankan wewenang atas mereka.
Bianco mengatakan Miller adalah seorang Republikan yang terdaftar, yang memegang gelar master dari University of California, Los Angeles, dan mencalonkan diri untuk majelis negara bagian di Nevada pada tahun 2022.
Miller belum mengonfirmasi atau membantah bahwa dia bermaksud membunuh Trump, kata Bianco.
Tersangka berusia 49 tahun itu dibebaskan dengan jaminan USD5.000 dan akan muncul di pengadilan pada bulan Januari nanti dengan dakwaan kepemilikan senjata api ilegal.
Trump telah selamat dari dua upaya pembunuhan selama tiga bulan terakhir.
Calon presiden dari Partai Republik itu nyaris tewas dalam sebuah kampanye di Pennsylvania pada bulan Juli, ketika sebuah peluru yang ditembakkan dari jarak sekitar 150 meter menyerempet telinganya.
"Kami mungkin menghentikan upaya pembunuhan lainnya," lanjut dia.
Bianco menggambarkan Miller sebagai "sovereign citizen"—merujuk pada sekelompok kecil penganut kebebasan ekstrem yang percaya bahwa pemerintah tidak dapat secara hukum menjalankan wewenang atas mereka.
Bianco mengatakan Miller adalah seorang Republikan yang terdaftar, yang memegang gelar master dari University of California, Los Angeles, dan mencalonkan diri untuk majelis negara bagian di Nevada pada tahun 2022.
Miller belum mengonfirmasi atau membantah bahwa dia bermaksud membunuh Trump, kata Bianco.
Tersangka berusia 49 tahun itu dibebaskan dengan jaminan USD5.000 dan akan muncul di pengadilan pada bulan Januari nanti dengan dakwaan kepemilikan senjata api ilegal.
Trump telah selamat dari dua upaya pembunuhan selama tiga bulan terakhir.
Calon presiden dari Partai Republik itu nyaris tewas dalam sebuah kampanye di Pennsylvania pada bulan Juli, ketika sebuah peluru yang ditembakkan dari jarak sekitar 150 meter menyerempet telinganya.
Lihat Juga :