Donald Trump Nyaris Dibunuh Pria Bersenjata untuk Ketiga Kalinya

Senin, 14 Oktober 2024 - 08:38 WIB
loading...
A A A
Pria bersenjata itu melepaskan tembakan dari atap yang entah kenapa tidak dijaga oleh Secret Service, dan berhasil membunuh seorang peserta kampanye dan melukai dua lainnya sebelum dia ditembak mati oleh seorang sniper Secret Service.

Upaya kedua terjadi di lapangan golf Trump di West Palm Beach, Florida, pada bulan September. Saat itu, seorang pria bersenjata yang membidik Trump dari balik semak-semak dikejutkan oleh agen Secret Service dan ditangkap setelah dia melarikan diri dari tempat kejadian.

Tersangka, yang diidentifikasi sebagai Ryan Wesley Routh, telah gagal mencoba bergabung dengan militer Ukraina pada tahun 2022, dan setelah itu memulai skema untuk merekrut mantan pasukan komando Afghanistan untuk bertempur di pihak Kyiv.

Agen intelijen Amerika telah mengeklaim bahwa Iran berusaha membunuh Trump, dan Presiden Joe Biden telah memperingatkan Teheran bahwa dia akan memperlakukan serangan terhadap mantan saingan politiknya sebagai tindakan perang.

Anggota Parlemen AS dari Partai Republik Matt Gaetz mengeklaim bulan lalu bahwa saat ini ada lima "tim pembunuh" di AS yang mencoba membunuh Trump, tiga di antaranya terkait dengan Iran, Pakistan, dan Ukraina.

Teori lain yang populer di kalangan Partai Republik adalah bahwa seorang mata-mata di dalam Secret Service membocorkan informasi kepada tim pembunuh bayaran tersebut, kata Gaetz kepada Breitbart News.

Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa dia telah memerintahkan Secret Service untuk melindungi Trump seolah-olah dia adalah presiden yang sedang menjabat, dan memberinya bantuan keamanan apa pun yang diminta tim kampanyenya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Trump Akan Serahkan...
Trump Akan Serahkan Trofi Pemenang Piala Dunia 2026
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
Pangeran William Kecewa...
Pangeran William Kecewa Inggris Tersingkir dari Piala Dunia
Usai Diduga Singgung...
Usai Diduga Singgung Syifa Hadju, Anjasmara Minta Maaf: Bukan Orang yang Kalian Kira
Gara-gara Konten Satir...
Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
Berita Terkini
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved