Hizbullah Bantai 12 Tentara Israel
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 16:24 WIB
loading...
Hizbullah membantai 12 tentara Israel. Foto/Al Manar
A
A
A
BEIRUT - Gerakan perlawanan Lebanon , Hizbullah, telah melakukan operasi balasan baru terhadap Israel, yang menargetkan beberapa posisi militer rezim tersebut.
Tentara Israel menyatakan selama serangan daratnya di Lebanon Selatan, lebih dari 12 tentara tewas.
Hizbullah mengatakan dalam pernyataan terpisah yang dikeluarkan bahwa mereka menargetkan pertemuan pasukan Israel di beberapa lokasi berbeda di utara wilayah pendudukan dengan rudal dan peluru artileri.
“Pasukan rudal dan udara Perlawanan Islam terus menargetkan pangkalan militer dan permukiman jauh di dalam wilayah Palestina utara yang diduduki, dengan intensitas yang meningkat setiap hari,” kata pernyataan Hizbullah, dilansir Press TV.
“Semua operasi militer oleh Perlawanan Islam ini telah dilakukan dengan koordinasi tingkat tinggi, komprehensif, dan waktu nyata antara pimpinan perlawanan dan ruang operasi, yang mencakup para pejuang yang ditempatkan di garis depan,” katanya.
Kelompok itu juga mengatakan telah menggagalkan beberapa upaya Israel untuk menyusup ke wilayah Lebanon.
Tentara Israel menyatakan selama serangan daratnya di Lebanon Selatan, lebih dari 12 tentara tewas.
Hizbullah mengatakan dalam pernyataan terpisah yang dikeluarkan bahwa mereka menargetkan pertemuan pasukan Israel di beberapa lokasi berbeda di utara wilayah pendudukan dengan rudal dan peluru artileri.
“Pasukan rudal dan udara Perlawanan Islam terus menargetkan pangkalan militer dan permukiman jauh di dalam wilayah Palestina utara yang diduduki, dengan intensitas yang meningkat setiap hari,” kata pernyataan Hizbullah, dilansir Press TV.
“Semua operasi militer oleh Perlawanan Islam ini telah dilakukan dengan koordinasi tingkat tinggi, komprehensif, dan waktu nyata antara pimpinan perlawanan dan ruang operasi, yang mencakup para pejuang yang ditempatkan di garis depan,” katanya.
Kelompok itu juga mengatakan telah menggagalkan beberapa upaya Israel untuk menyusup ke wilayah Lebanon.
Lihat Juga :