AS Warning Israel: Jangan Hancurkan Lebanon Seperti Gaza!

Kamis, 10 Oktober 2024 - 09:32 WIB
loading...
AS Warning Israel: Jangan...
Amerika Serikat memperingatkan Israel agar tidak menghancurkan Lebanon seperti Gaza. Foto/Screengrab video Al Jazeera
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperingatkan Israel agar menghindari tindakan militer seperti Gaza di Lebanon.

Peringatan dari Washington ini muncul pada Rabu setelah Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Lebanon berisiko mengalami kehancuran seperti di wilayah Palestina.

"Tidak boleh ada tindakan militer di Lebanon yang mirip dengan Gaza dan menghasilkan hasil yang mirip dengan Gaza," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller, seperti dikutip AFP, Kamis (10/10/2024).

Namun, Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Herzi Halevi berjanji akan terus melakukan pengeboman intensif terhadap target-target Hizbullah, yang telah menewaskan lebih dari 1.200 orang sejak 23 September. "Tanpa memberi mereka waktu istirahat atau pemulihan," katanya.

Baca Juga: Jenderal IRGC: Sekitar 20 Jet Tempur Siluman F-35 Israel Hancur Dirudal Iran

Dalam panggilan telepon pada hari Rabu, Presiden AS Joe Biden memberi tahu Netanyahu untuk meminimalkan bahaya terhadap warga sipil di Lebanon. "Khususnya di daerah padat penduduk di Beirut," kata Gedung Putih menyimpulkan percakapan telepon tersebut.

Gedung Putih menambahkan bahwa kedua pemimpin telah sepakat untuk tetap berhubungan dekat selama beberapa hari mendatang.

Netanyahu mengatakan dalam pidato video kepada rakyat Lebanon pada hari Selasa: "Anda memiliki kesempatan untuk menyelamatkan Lebanon sebelum jatuh ke jurang perang panjang yang akan menyebabkan kehancuran dan penderitaan seperti yang kita lihat di Gaza."

Kekhawatiran Konflik Iran-Israel


Sumber pemerintah Lebanon mengatakan kepada AFP bahwa Hizbullah telah menerima gencatan senjata dengan Israel pada 27 September, hari ketika serangan Israel menewaskan pemimpin kelompok militan yang didukung Iran tersebut, Hassan Nasrallah.

Namun, mereka mengatakan respons Israel telah menggagalkan rencana gencatan senjata, yang didukung oleh Washington dan sekutunya, dan pemerintah Lebanon tidak memiliki kontak dengan Hizbullah sejak kematiannya.

Panggilan telepon Biden dan Netanyahu diharapkan akan berfokus pada respons Israel terhadap serangan ratusan rudal Iran pada 1 Oktober lalu.

"Serangan kami terhadap Iran akan mematikan, tepat, dan mengejutkan," kata Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant.

Iran menembakkan lebih dari 180 rudal ke Israel dalam apa yang dikatakannya sebagai pembalasan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.

Militer Zionis mengeklaim sebagian besar rudal Iran tersebut dicegat oleh Angkatan Udara sekutu atau pun oleh sistem pertahanan udara Israel sendiri.

Biden telah memperingatkan Israel agar tidak mencoba menyerang program nuklir Iran, yang berisiko menimbulkan pembalasan besar, dan juga menentang serangan terhadap instalasi minyak negara itu, yang akan menyebabkan harga minyak mentah dunia melonjak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Berita Terkini
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved