Trump Pernah Berdiskusi Sebanyak 7 Kali dengan Putin, Apa Saja yang Dibahas?

Rabu, 09 Oktober 2024 - 22:05 WIB
loading...
A A A
Komunitas intelijen AS menyimpulkan bahwa Moskow telah mencampuri pemilihan untuk membantu Trump. Namun, penyelidikan oleh penasihat khusus Robert Mueller tidak menemukan adanya konspirasi antara tim Trump dan Rusia.

Saat ia berusaha kembali ke Gedung Putih, Trump terus membanggakan persahabatannya dengan Putin.

Pada tahun 2022, Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina, sesuatu yang Trump sebut selama kampanye sebagai konsekuensi dari kepemimpinan AS yang goyah di panggung dunia.

Ia mengklaim dapat mengakhiri perang di Ukraina dalam 24 jam, meskipun para pendukung Kyiv percaya bahwa kesepakatan semacam itu mengharuskannya menyerahkan sebagian besar wilayah kepada Rusia, sesuatu yang ditolak oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Selama debat presiden bulan lalu, Trump menolak mengatakan apakah menurutnya adalah kepentingan terbaik AS jika Ukraina memenangkan perang.

“Saya ingin perang dihentikan. Saya ingin menyelamatkan nyawa,” katanya, sambil menambahkan dengan tidak tepat bahwa “jutaan” orang telah tewas. “Saya pikir adalah kepentingan terbaik AS untuk mengakhiri perang ini dan menyelesaikannya.” Buku Woodward, salah satu dari lebih dari selusin buku yang telah diterbitkannya selama bertahun-tahun, juga menuduh Trump mengirim mesin uji COVID-19 kepada Putin untuk penggunaan pribadinya saat virus tersebut mulai menyebar pada tahun 2020.

Pemimpin Rusia tersebut dikatakan telah meminta Trump untuk tidak memberi tahu siapa pun karena orang-orang tidak akan senang jika kabar tersebut tersebar.

Tidak jelas kapan mesin tersebut dikirim, tetapi media AS sebelumnya melaporkan bahwa AS telah mengirim mesin uji ke beberapa negara termasuk Rusia pada bulan Mei 2020.

Klaim tersebut ditanggapi oleh kandidat Demokrat Kamala Harris.

Baca Juga: 1 Tahun Dibombardir Israel, Gaza Mengalami Kerugian hingga Rp496 Triliun

Dalam sebuah wawancara dengan pembawa acara radio Howard Stern, ia menuduh Trump memberikan mesin tersebut kepada "diktator pembunuh" pada saat "semua orang berebut" untuk mendapatkan tes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Profil Cape Verde, Negara...
Profil Cape Verde, Negara Berpenduduk 550.000 Jiwa yang Bikin Repot Juara Piala Dunia 2010
Rekomendasi
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved