Politikus Australia Pro-Palestina Dirikan Partai Politik Baru

Rabu, 09 Oktober 2024 - 20:09 WIB
loading...
A A A
"Ketika sejarah melihat ke belakang, kita harus melihat bahwa kita berdiri di sisi kemanusiaan, bahkan ketika itu sulit," kata Payman saat ia keluar dari Partai Buruh.

Melansir Anadolu, Partai Buruh yang berkuasa telah menghadapi kritik karena apa yang oleh sebagian orang dianggap sebagai pelunakan pendiriannya terhadap Palestina. Meskipun secara resmi mendukung gencatan senjata di Gaza, partai tersebut belum bergerak untuk secara resmi mengakui negara Palestina, sebuah posisi yang telah menuai reaksi keras dari para pendukung pro-Palestina.

Di tengah meningkatnya ketegangan, para demonstran pro-Palestina di Australia juga mendesak pemerintah untuk menjatuhkan sanksi kepada Israel atas serangan brutalnya di Gaza. Israel mengintensifkan serangannya di Jalur Gaza menyusul serangan besar-besaran oleh Hamas pada 7 Oktober 2023, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menyerukan penghentian segera permusuhan.

Menurut pejabat kesehatan Palestina, hampir 42.000 orang—terutama wanita dan anak-anak—telah tewas di Gaza sejak serangan Israel dimulai, dengan lebih dari 97.100 orang terluka. Serangan militer tersebut telah mengungsikan hampir seluruh penduduk Gaza, memperparah kekurangan pasokan penting seperti makanan, air, dan bantuan medis akibat blokade yang berkelanjutan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Berita Terkini
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved