Israel Tetapkan Sekjen PBB Antonio Guterres sebagai Persona non Grata

Kamis, 03 Oktober 2024 - 16:01 WIB
loading...
Israel Tetapkan Sekjen...
Sekjen PBB Antonio Guterres. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Israel menyatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebagai persona non grata setelah dia menyerukan gencatan senjata menyusul serangan Iran terhadap negara Zionis tersebut dan mengutuk meluasnya konflik di Timur Tengah.

Pada Selasa (1/10/2024), Teheran meluncurkan beberapa salvo rudal yang menurut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai tanggapan atas pembunuhan baru-baru ini oleh Israel terhadap para pemimpin Hamas dan Hizbullah, dan terhadap seorang jenderal Iran yang berada di Lebanon.

Dalam pernyataan pada Rabu, Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengumumkan Guterres tidak lagi diizinkan memasuki negara penjajah tersebut, dan menuduh Sekjen PBB tersebut gagal mengecam “serangan menjijikkan” Iran.

“Siapa pun yang tidak dapat dengan tegas mengutuk serangan keji Iran terhadap Israel, seperti yang telah dilakukan hampir setiap negara di dunia, tidak pantas menginjakkan kaki di tanah Israel,” tulis menteri tersebut.

“Guterres juga belum mengecam pembantaian dan kekejaman seksual yang dilakukan oleh para pembunuh Hamas pada 7 Oktober dan belum melakukan upaya apa pun untuk menyatakan kelompok militan Palestina itu sebagai organisasi teroris,” ujar diplomat Israel yang negaranya telah membantai lebih dari 41.000 warga Palestina di Gaza.

Menteri itu melanjutkan dengan mengklaim, “Guterres akan dikenang sebagai noda dalam sejarah PBB karena memberikan dukungan kepada teroris, pemerkosa, dan pembunuh dari Hamas, Hizbullah, Houthi, dan sekarang Iran."

Menyusul serangan Iran terhadap Israel, Guterres mengatakan dalam posting di X bahwa dia "sangat prihatin dengan eskalasi konflik di Lebanon" dan mengutuk meluasnya konflik Timur Tengah secara keseluruhan dengan "eskalasi demi eskalasi."

"Ini harus dihentikan," tulis sekretaris jenderal itu, menekankan, "Kita benar-benar membutuhkan gencatan senjata."

Sementara Guterres belum mengomentari keputusan Israel untuk melarangnya memasuki negara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan tindakan rezim kolonial itu secara efektif mengecualikan PBB dari mengatur konflik tersebut.

"Intinya, kami melihat sudut pandang Israel, yang mengatakan Israel tidak mengizinkan peran apa pun bagi PBB. Memang, situasi di kawasan itu sangat tegang, kami mengimbau semua orang untuk menahan diri," ujar Peskov.

Baca juga: Viral Video PM Israel Netanyahu Terbirit-birit Diserang Rudal Iran, Ini Faktanya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved