Serangan Rudal Iran Bikin Wilayah Israel Ini seperti Gaza
Kamis, 03 Oktober 2024 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
"Warga kota mengikuti instruksi keselamatan dan dengan demikian terhindar dari cedera fisik meskipun pecahan peluru berhamburan. Kota dan tim darurat dengan cepat mengisolasi area tempat pecahan intersepsi mendarat dan mengevakuasi mereka dengan aman. Kota siap untuk terus bekerja dengan pasukan darurat dan kesejahteraan untuk menanggapi setiap kebutuhan. Mematuhi pedoman Home Front Command menyelamatkan nyawa,” paparnya.
Irit Zabari mengatakan kepada Ynet News, Kamis (3/10/2024), bahwa rumahnya di Hod Hasharon rusak oleh pecahan peluru yang jatuh di dekat pintu rumahnya.
“Karena kami tidak memiliki ruang gawat darurat di rumah dan suami saya adalah seorang penyandang cacat yang kesulitan bergerak ke tempat penampungan kota terdekat, kami tinggal di kamar bagian dalam apartemen,” kata Zabari.
“Saya segera menghubungi hotline kota. Tim keamanan segera tiba di tempat kejadian dan menyingkirkan pecahan peluru. Beberapa menit berlalu sejak alarm berbunyi hingga saya terjatuh. Harap tetap berada di area yang terlindungi sepuluh menit setelah alarm berakhir, ini adalah instruksi yang menyelamatkan nyawa,” imbuh dia.
Sementara juru bicara IDF Brigadir Jenderal Daniel Hagari mengeklaim sebagian besar dari 190 rudal balistik yang ditembakkan dari Iran berhasil dicegat. Dia mengakui bahwa ada beberapa dampak di Israel tengah dan selatan.
Menurut kantor berita Axios, dampak tersebut terjadi di dekat pangkalan Angkatan Udara di Israel selatan—kemungkinan besar Nevatim, yang menjadi markas skuadron F-35—serta di area pangkalan Intelijen IDF Glilot dan markas besar Mossad di dekatnya.
Irit Zabari mengatakan kepada Ynet News, Kamis (3/10/2024), bahwa rumahnya di Hod Hasharon rusak oleh pecahan peluru yang jatuh di dekat pintu rumahnya.
“Karena kami tidak memiliki ruang gawat darurat di rumah dan suami saya adalah seorang penyandang cacat yang kesulitan bergerak ke tempat penampungan kota terdekat, kami tinggal di kamar bagian dalam apartemen,” kata Zabari.
“Saya segera menghubungi hotline kota. Tim keamanan segera tiba di tempat kejadian dan menyingkirkan pecahan peluru. Beberapa menit berlalu sejak alarm berbunyi hingga saya terjatuh. Harap tetap berada di area yang terlindungi sepuluh menit setelah alarm berakhir, ini adalah instruksi yang menyelamatkan nyawa,” imbuh dia.
Sementara juru bicara IDF Brigadir Jenderal Daniel Hagari mengeklaim sebagian besar dari 190 rudal balistik yang ditembakkan dari Iran berhasil dicegat. Dia mengakui bahwa ada beberapa dampak di Israel tengah dan selatan.
Menurut kantor berita Axios, dampak tersebut terjadi di dekat pangkalan Angkatan Udara di Israel selatan—kemungkinan besar Nevatim, yang menjadi markas skuadron F-35—serta di area pangkalan Intelijen IDF Glilot dan markas besar Mossad di dekatnya.
Lihat Juga :