Spesifikasi Jet Tempur F-15 Israel Pembawa Bom yang Bunuh Hassan Nasrallah

Senin, 30 September 2024 - 14:26 WIB
loading...
A A A
Mengutip laman National Interest, Senin (30/9/2024), F-15i diperkenalkan pertama kali pada 1998. Jet tempur yang disebut sebagai “Ra'am” ini adalah varian F-15E Strike Eagle yang dimodifikasi dengan avionik dan sistem persenjataan canggih.

Setelah Perang Teluk 1991, pejabat Israel menyadari kebutuhan platform serangan jarak jauh yang mampu mengidentifikasi dan menghancurkan target di perbatasan. Maka dari itu, mereka membeli puluhan jet tempur, termasuk F-15 Eagle buatan Amerika Serikat.

Pada perkembangannya, jet tempur buatan McDonnell Douglas itu dimodifikasi secara khusus untuk memenuhi kebutuhan militer Israel. Setelah itu, muncul varian baru buatan sendiri yang disebut sebagai Ra'am (Guntur).

Secara khusus, varian jet tempur F-15 Eagle ini dilengkapi dengan senjata, avionik, kemampuan komunikasi, serta sistem peperangan elektronik yang lebih canggih daripada versi aslinya.

Kemampuan F-15i tersebut meliputi radar aperture sintetis Hughes APG-70, sistem penglihatan dan tampilan Elbit, serta sistem tampilan head-up holografik Kaiser. Selain itu, ada juga APG-70 yang memungkinkan awak pesawat mendeteksi target tanpa mempedulikan kondisi cuaca.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved