Hizbullah Bersumpah Lanjutkan Perang Melawan Israel setelah Kematian Hassan Nasrallah

Sabtu, 28 September 2024 - 20:21 WIB
loading...
A A A
Pejabat Israel mengatakan struktur komando Hizbullah telah hancur dan organisasinya menjadi kacau. Dan serangkaian 1.600 serangan udara pada hari Senin — diikuti oleh serangan tambahan dalam beberapa hari terakhir — telah menghantam depot senjata dan posisi peluncuran rudal yang dapat digunakan untuk melakukan serangan berskala besar dan serentak.

Namun, pejabat Israel sangat menyadari bahwa Hizbullah dapat dan kemungkinan akan berkumpul kembali. Seorang pejabat Israel mengakui bahwa Israel tahu bahwa mereka belum melumpuhkan seluruh kemampuan Hizbullah dan bahwa komandan seniornya dapat digantikan.

Israel telah memanfaatkan apa yang diyakininya sebagai kekacauan internal dalam Hizbullah selama 24 jam terakhir, dengan melancarkan puluhan serangan udara di pinggiran selatan Beirut, tempat kelompok itu memiliki kehadiran yang signifikan.

Pertanyaannya sekarang adalah apa yang akan terjadi selanjutnya: para jenderal Israel telah mengatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan serangan darat ke Lebanon, tetapi apakah serangan itu akan dilakukan masih belum diputuskan.

Dan bagaimana Hizbullah menyusun kembali kekuatan dan arahan apa yang akan diterimanya dari Iran juga masih harus dilihat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved