Kenapa Israel Serang Lebanon? Ternyata Ini Sebabnya

Sabtu, 28 September 2024 - 18:50 WIB
loading...
Kenapa Israel Serang...
Israel melancarkan serangan ke Lebanon. Foto/X
A A A
BEIRUT - Israel serang Lebanon kini jadi topik yang banyak diberitakan, namun belum banyak orang yang mengetahui apa alasan Negeri Yahudi melancarkan serangan ke Beirut.

Belum lama ini, militer Israel kembali melancarkan serangkaian serangan udara ke Lebanon yang membuat ratusan warga sipil tewas, banyak yang terluka dan ribuan lainnya mengungsi saat mereka berjuang mencari tempat aman untuk membawa keluarga mereka.

Serangan pertama Israel terhadap Lebanon dilaporkan pada hari Senin (23/9/2024) pukul 6:30 pagi, menghantam daerah tak berpenghuni dekat Byblos, utara Beirut.

Dalam pemetaan satelit yang diliput Al Jazeera, menunjukkan serangan terjadi di seluruh Lebanon, dengan konsentrasi tertinggi di selatan dan Lembah Bekaa, tempat pengaruh Hizbullah dianggap paling kuat.

Sebelum serangan tersebut, dilaporkan ada sekitar 80.000 panggilan telepon dari tentara Israel kepada warga Lebanon. Hasilnya adalah kepanikan, kekacauan dan kemacetan, dengan jalan pesisir utama menuju ibu kota, Beirut, macet selama beberapa kilometer karena penduduk mencoba melarikan diri dari serangan yang akan datang.

Tentara Israel mengatakan mereka menyerang lebih dari 1.000 target di Lebanon. Namun sebenarnya, apa tujuan dari Tel Aviv melancarkan serangan demi serangan? Sebenarnya ini masih berkaitan dengan Hizbullah, kelompok milisi yang bermarkas di negara tersebut.

Menurut BBC, Hizbullah adalah partai politik dan kelompok bersenjata Muslim Syiah yang mempunyai pengaruh yang signifikan di parlemen dan pemerintahan Lebanon, dan mengendalikan kekuatan bersenjata paling kuat di negara tersebut.

Alasan Israel Serang Lebanon

Israel mengklaim jika serangan mereka ke Lebanon adalah untuk mengincar benteng pertahanan Hizbullah atau fasilitas militer yang ditempatkan di rumah-rumah penduduk.

Pada hari Rabu, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengumumkan pengerahan kembali “pasukan, sumber daya dan energi” ke wilayah utara dan Hizbullah saat perang memasuki “fase baru”, yang tampaknya menyiratkan bahwa perang di Gaza telah berakhir.

Menurut Gallant, ini adalah bagian dari upaya untuk memulangkan 65.000 warga Israel yang telah diperintahkannya untuk dievakuasi pada hari-hari awal konflik untuk mengantisipasi serangan Hizbullah terhadap rumah mereka di dekat perbatasan Lebanon.

Serangan besar Hizbullah itu tidak pernah terjadi, tetapi Israel dan Hizbullah telah melakukan baku tembak di perbatasan selatan Lebanon sejak Oktober 2023.

Baca Juga: Siapa Hassan Nasrallah? Pemimpin Hizbullah yang Diklaim Israel Tewas dalam Serangan Udara

Hizbullah telah berjanji akan terus melancarkan serangan hingga Israel mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan sekutu kelompok itu, Hamas, di Gaza.

Israel telah melancarkan pertempurannya dengan kelompok-kelompok seperti Hamas dan Hizbullah sebagai bagian dari pertempuran yang lebih luas melawan Iran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Tangan Berkeringat Disebut...
Tangan Berkeringat Disebut Tanda Jantung , Mitos atau Fakta?
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved