Israel Tolak Gencatan Senjata, Gempur Hizbullah dengan Kekuatan Penuh
Jum'at, 27 September 2024 - 09:03 WIB
loading...
A
A
A
"Kami menyerukan gencatan senjata segera selama 21 hari di perbatasan Lebanon-Israel untuk memberi ruang bagi diplomasi," bunyi pernyataan bersama mereka.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa pertempuran telah menjadi "tidak dapat ditoleransi" dan menimbulkan ancaman signifikan terhadap stabilitas regional.
Puluhan ribu warga Lebanon di wilayah selatan yang dikuasai Hizbullah dan warga sipil Israel di Israel utara menanggung beban konflik tersebut.
Ketakutan akan perang yang lebih luas antara Israel dan Hizbullah telah meningkat karena kedua belah pihak terus saling tembak hampir setiap hari.
Setelah pertemuan PBB, AS telah mendesak Israel dan Lebanon untuk segera mendukung gencatan senjata, dengan harapan hal itu dapat mengarah pada stabilitas jangka panjang di sepanjang perbatasan.
Menurut pejabat senior AS, Israel diharapkan "menyambut baik" usulan tersebut, dan mungkin mendukungnya saat Netanyahu berpidato di Majelis Umum PBB akhir pekan ini.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa pertempuran telah menjadi "tidak dapat ditoleransi" dan menimbulkan ancaman signifikan terhadap stabilitas regional.
Puluhan ribu warga Lebanon di wilayah selatan yang dikuasai Hizbullah dan warga sipil Israel di Israel utara menanggung beban konflik tersebut.
Ketakutan akan perang yang lebih luas antara Israel dan Hizbullah telah meningkat karena kedua belah pihak terus saling tembak hampir setiap hari.
Setelah pertemuan PBB, AS telah mendesak Israel dan Lebanon untuk segera mendukung gencatan senjata, dengan harapan hal itu dapat mengarah pada stabilitas jangka panjang di sepanjang perbatasan.
Menurut pejabat senior AS, Israel diharapkan "menyambut baik" usulan tersebut, dan mungkin mendukungnya saat Netanyahu berpidato di Majelis Umum PBB akhir pekan ini.
(mas)
Lihat Juga :