Badan Keamanan Palestina Temukan Perangkat Mata-mata Israel di Kamp Pengungsian

Kamis, 26 September 2024 - 21:30 WIB
loading...
Badan Keamanan Palestina...
Warga Palestina yang tinggal di tenda-tenda darurat di daerah Hamad, Khan Younis, Gaza bermigrasi dengan barang-barang mereka menyusul peringatan evakuasi Israel pada 16 Agustus 2024. Foto/Doaa Albaz/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Badan keamanan Palestina di Gaza dalam beberapa hari terakhir telah menyita peralatan mata-mata Israel yang ditanam di tempat penampungan bagi keluarga pengungsi di Jalur Gaza selatan.

Kabar itu diungkap di platform media perlawanan Palestina di saluran Telegramnya pada Kamis (26/9/2024).

Platform tersebut mengutip seorang petugas keamanan yang mengatakan, "Intelijen pendudukan (Israel) telah menyamarkan perangkat mata-mata yang disita dengan berbagai bentuk, sehingga tampak sebagai bagian dari lingkungan sekitar dan alam termasuk dalam bentuk batu."

Petugas tersebut menduga intelijen Israel menanam perangkat mata-mata melalui drone Quadcopter.

Dia menyerukan kepada semua orang "untuk tidak merusak perangkat yang mencurigakan dan segera menghubungi petugas keamanan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved