AS dan Prancis Desak Israel-Hizbullah Gencatan Senjata 21 Hari

Kamis, 26 September 2024 - 11:22 WIB
loading...
A A A
AS mengatakan bahwa periode 21 hari dipilih untuk menyediakan ruang guna merundingkan perjanjian yang lebih komprehensif antara kedua belah pihak guna memungkinkan penduduk kembali ke rumah mereka di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon tanpa takut akan kekerasan lebih lanjut atau "serangan seperti 7 Oktober di masa mendatang".

Pengumuman AS dan Prancis disampaikan pada akhir pertemuan Dewan Keamanan PBB yang memanas, yang menyaksikan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati menuduh Israel melanggar kedaulatan negaranya.

Mikati mengatakan rumah sakit Lebanon kewalahan dan tidak dapat menerima lebih banyak korban akibat serangan Zionis Israel.

Utusan Israel untuk PBB mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa negaranya tidak menginginkan perang skala penuh dan bahwa Iran adalah "kekuatan pendorong" di balik ketidakstabilan yang melanda Timur Tengah.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan dukungan tak tergoyahkan AS dan Inggris untuk Israel telah memberi rezim Zionis kebebasan penuh untuk segala macam perilaku jahat.

Ada ketegangan antara AS dan sekutu Eropa-nya tentang apakah akan menyerukan gencatan senjata segera di Dewan Keamanan PBB.

Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy mendukung gencatan senjata segera, dengan mengatakan sudah waktunya untuk "mundur dari jurang".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Celine Evangelista Bantah...
Celine Evangelista Bantah Isu Jadi Istri Kelima, Akui Sudah Punya Pasangan
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
Berita Terkini
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved