Khamenei Desak Negara-negara Islam Putus Hubungan dengan Israel demi Palestina
Minggu, 22 September 2024 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini, rezim Zionis melakukan kejahatan tanpa malu-malu dan tanpa menyembunyikannya di Gaza, Tepi Barat, Lebanon, dan Suriah,” kata Khamenei.
"Mereka tidak memerangi tentara. Mereka menargetkan orang-orang biasa,” ujarnya, sembari menyerukan dunia Muslim untuk memutuskan hubungan mereka dengan Israel.
"Saat ini, langkah pertama untuk meningkatkan persatuan dunia Islam melawan geng kriminal dan teroris yang telah merampas tanah Palestina adalah dengan memutus hubungan ekonomi sepenuhnya oleh negara-negara Islam. Ini adalah hal yang paling tidak dapat dilakukan," kata Khamenei, yang dilansir Russia Today, Minggu (22/9/2024).
Ketegangan antara Israel dan negara-negara Islam di sekitarnya meningkat selama operasi militer Israel di Gaza.
Kampanye militer Israel merupakan respons terhadap serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, ketika kelompok militan tersebut menyerang Israel, menewaskan sekitar 1.100 orang dan menyandera lebih dari 200 orang.
Menurut PBB, pengeboman dan operasi darat Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah kantong Palestina tersebut, dan menyebabkan 90% penduduk Palestina mengungsi.
"Mereka tidak memerangi tentara. Mereka menargetkan orang-orang biasa,” ujarnya, sembari menyerukan dunia Muslim untuk memutuskan hubungan mereka dengan Israel.
"Saat ini, langkah pertama untuk meningkatkan persatuan dunia Islam melawan geng kriminal dan teroris yang telah merampas tanah Palestina adalah dengan memutus hubungan ekonomi sepenuhnya oleh negara-negara Islam. Ini adalah hal yang paling tidak dapat dilakukan," kata Khamenei, yang dilansir Russia Today, Minggu (22/9/2024).
Ketegangan antara Israel dan negara-negara Islam di sekitarnya meningkat selama operasi militer Israel di Gaza.
Kampanye militer Israel merupakan respons terhadap serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, ketika kelompok militan tersebut menyerang Israel, menewaskan sekitar 1.100 orang dan menyandera lebih dari 200 orang.
Menurut PBB, pengeboman dan operasi darat Israel telah menghancurkan sebagian besar wilayah kantong Palestina tersebut, dan menyebabkan 90% penduduk Palestina mengungsi.
Lihat Juga :