Patahkan Klaim Trump, WHO: COVID-19 Berasal dari Alam
Sabtu, 02 Mei 2020 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
"Yang penting adalah kita menetapkan host alami untuk virus ini," kata Ryan. "Penting untuk memahami bagaimana penghalang spesies hewan-manusia dilanggar," ujarnya, seperti dikutip AFP, Sabtu (2/5/2020).
"Dan tujuan dari pemahaman itu adalah agar kita dapat menerapkan tindakan pencegahan dan kesehatan masyarakat yang diperlukan untuk mencegah hal itu terjadi lagi di mana saja," katanya.
Sementara itu Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, melawan kritik yang dilemparkan ke organisasinya, khususnya oleh Trump, yang telah menangguhkan pendanaan oleh AS setelah menuduh badan PBB itu meremehkan keseriusan wabah dan menjilat pada China.
Tedros mengatakan WHO telah menyuarakan siaga tertinggi dengan menyatakan bahwa wabah COVID-19 merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional pada 30 Januari, ketika tidak ada kematian dan hanya 82 kasus yang terdaftar di luar China.
"Kami tidak membuang waktu," katanya. "Dunia punya cukup waktu untuk campur tangan."
Komentarnya muncul setelah komite darurat WHO bertemu untuk pertama kalinya sejak membuat deklarasi tiga bulan lalu.
"Dan tujuan dari pemahaman itu adalah agar kita dapat menerapkan tindakan pencegahan dan kesehatan masyarakat yang diperlukan untuk mencegah hal itu terjadi lagi di mana saja," katanya.
Sementara itu Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, melawan kritik yang dilemparkan ke organisasinya, khususnya oleh Trump, yang telah menangguhkan pendanaan oleh AS setelah menuduh badan PBB itu meremehkan keseriusan wabah dan menjilat pada China.
Tedros mengatakan WHO telah menyuarakan siaga tertinggi dengan menyatakan bahwa wabah COVID-19 merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional pada 30 Januari, ketika tidak ada kematian dan hanya 82 kasus yang terdaftar di luar China.
"Kami tidak membuang waktu," katanya. "Dunia punya cukup waktu untuk campur tangan."
Komentarnya muncul setelah komite darurat WHO bertemu untuk pertama kalinya sejak membuat deklarasi tiga bulan lalu.
Lihat Juga :