Mengapa Serangan Bom Radio dan Pager di Lebanon Jadi Ancaman Baru?

Kamis, 19 September 2024 - 22:40 WIB
loading...
A A A
Outzen mengatakan bahwa di AS, pemikiran saat ini adalah pada rantai pasokan perangkat, dengan mencatat bahwa kelompok Lebanon Hizbullah baru-baru ini menerima pager dari Taiwan menurut laporan media.

3. Aksi Licik Intelijen Israel Menyusupkan Bom ke Pager dan Radio

Mengapa Serangan Bom Radio dan Pager di Lebanon Jadi Ancaman Baru?

Foto/AP

"Tampaknya kemungkinan besar intelijen Israel, baik di dekat pabrik atau dalam perjalanan pengiriman, mendapatkan perangkat ini dan memasukkan beberapa bahan peledak yang kemudian diledakkan setelah menerima pesan digital," katanya.

"Dan ada laporan dari sumber-sumber yang terkait dengan Hizbullah di Lebanon bahwa ada kode yang diterima pada pager ini tepat sebelum memanas dan meledak," tambahnya.

Baca Juga: Israel Siapkan Agen Intelijen untuk Membunuh PM Netanyahu, tapi Digagalkan Shin Bet

4. Rantai Pasokan Produk Elektronik Akan Diperketat

Mengapa Serangan Bom Radio dan Pager di Lebanon Jadi Ancaman Baru?

Foto/AP

Outzen mengatakan Barat harus memberi perhatian khusus pada aspek rantai pasokan dari insiden tersebut dan mencatat bahwa perusahaan perdagangan daring yang serius akan meninjau langkah-langkah keamanan mereka dalam menanggapi peristiwa ini.

Menggambarkan penggunaan situs pemesanan daring oleh kelompok-kelompok jahat untuk serangan teroris sebagai "ancaman nyata," ia berkata: "Orang-orang harus memahami bahwa ancaman ini nyata, dan bahwa gagasan bahwa, sekali lagi, terutama dengan barang elektronik, jika Anda memesan sekotak pisang, atau bahan makanan keranjang, itu mungkin tidak akan menjadi ancaman sebesar itu,"

"Tetapi saya pikir keamanan pengiriman peralatan elektronik tentu harus mengambil bentuk yang berbeda dan lebih serius," ia memperingatkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
AS Gempur Iran Habis-habisan,...
AS Gempur Iran Habis-habisan, Garda Revolusi Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Kejagung Tunjuk 9 Eks...
Kejagung Tunjuk 9 Eks Jaksa KPK Tangani Kasus Febrie, Pakar: Harus Jawab Harapan Masyarakat
Wakili 11,7 Juta Suara...
Wakili 11,7 Juta Suara Rakyat, GKSR Minta Parpol Non-Parlemen Dilibatkan Bahas Revisi UU Pemilu
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Berita Terkini
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved