Mengapa Serangan Bom Radio dan Pager di Lebanon Jadi Ancaman Baru?
Kamis, 19 September 2024 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Jumlah korban tewas di Lebanon akibat ledakan perangkat komunikasi nirkabel ICOM hari Rabu telah meningkat menjadi 20, dengan lebih dari 450 orang terluka, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Jumlah korban terbaru muncul setelah 12 orang tewas hari Selasa dan sekitar 2.800 lainnya terluka, 300 di antaranya kritis, dalam serangan serupa yang melibatkan pager yang terutama digunakan oleh Hizbullah.
Jumlah korban tewas gabungan dari ledakan hari Selasa dan Rabu telah mencapai 32, dengan lebih dari 3.250 orang terluka.
Pemerintah Lebanon dan Hizbullah menuduh Israel melakukan ledakan tersebut, dengan Hizbullah bersumpah akan melakukan pembalasan yang keras.
Sementara Israel tetap bungkam, media Amerika termasuk The New York Times dan CNN melaporkan bahwa Israel menanam bahan peledak pada baterai di dalam pager dan perangkat elektronik lainnya sebelum mencapai Lebanon dan kemudian meledakkannya dari jarak jauh.
Jumlah korban terbaru muncul setelah 12 orang tewas hari Selasa dan sekitar 2.800 lainnya terluka, 300 di antaranya kritis, dalam serangan serupa yang melibatkan pager yang terutama digunakan oleh Hizbullah.
Jumlah korban tewas gabungan dari ledakan hari Selasa dan Rabu telah mencapai 32, dengan lebih dari 3.250 orang terluka.
Pemerintah Lebanon dan Hizbullah menuduh Israel melakukan ledakan tersebut, dengan Hizbullah bersumpah akan melakukan pembalasan yang keras.
Sementara Israel tetap bungkam, media Amerika termasuk The New York Times dan CNN melaporkan bahwa Israel menanam bahan peledak pada baterai di dalam pager dan perangkat elektronik lainnya sebelum mencapai Lebanon dan kemudian meledakkannya dari jarak jauh.
(ahm)
Lihat Juga :