Selalu Kalah dalam Perang dengan Rusia, Barat Berpikir Ulang Dukungan ke Ukraina

Rabu, 18 September 2024 - 20:03 WIB
loading...
A A A
Seorang diplomat Prancis berpangkat tinggi mengatakan kepada Le Figaro bahwa Paris kini menyerukan "solusi yang langgeng dan dinegosiasikan untuk perang tersebut, dengan Ukraina berada dalam posisi yang kuat untuk menegaskan hak dan keamanannya terhadap Rusia."

Media tersebut mengatakan bahwa, menurut datanya, "pertemuan puncak perdamaian" baru mengenai Ukraina dapat diadakan setelah pemilihan umum AS pada bulan November di Abu Dhabi, UEA. Pertemuan pertama semacam itu berlangsung di Swiss pada musim panas ini, tetapi gagal memberikan hasil konkret apa pun.

Barat harus mencari tahu "apa yang dapat dianggap sebagai kemenangan bagi Ukraina," tegas seorang pejabat Prancis. "Apakah yang terpenting adalah memperoleh kemenangan teritorial, yang berarti terus berjuang untuk merebut kembali wilayah yang diduduki Rusia? Atau apakah memperoleh kemenangan politik, yaitu negara yang bebas dan demokratis, yang menghadap ke Barat, terlibat dalam UE dan NATO, bahkan jika itu berarti menyerahkan, untuk sementara, wilayah yang diduduki?" katanya.

Pada awal September, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kembali bahwa Moskow “tidak pernah menolak” perundingan dengan Ukraina, tetapi tidak akan membahas “tuntutan sementara” yang saat ini datang dari Kiev.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved