Lokasi Uji Coba Nuklir Rusia Siap Digunakan Kapan Saja

Rabu, 18 September 2024 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Jika kontingen di Novaya Zemlya diperintahkan untuk melanjutkan pengujian nuklir, tugas ini "akan dipenuhi sesuai dengan tenggat waktu," tambah komandan tersebut.

Lokasi tersebut mungkin terletak jauh dari garis depan antara Rusia dan Ukraina dan berada di luar jangkauan rudal paling canggih yang dipasok ke Kiev oleh pendukung Baratnya, tetapi masih memiliki "sistem keamanan komprehensif" yang akan memungkinkannya untuk menangkal kemungkinan serangan, tegas Sinitsyn.

"Kami memiliki pos pengawasan udara dan kelompok pencegah UAV bergerak yang bertugas setiap hari. Berbagai sistem peperangan elektronik digunakan untuk melindungi fasilitas tersebut. Kami selalu siap untuk menangkal semua jenis ancaman, termasuk upaya penyerbuan oleh kelompok sabotase dan pengintaian ke pulau tersebut," ujar dia.

Pekan lalu, seorang anggota parlemen dari partai berkuasa Rusia Bersatu, Andrey Kolesnik, menyarankan langkah Moskow untuk mencabut moratorium pengujian nuklir dapat menjadi peringatan bagi politisi Barat, yang telah melupakan bahaya yang ditimbulkan oleh senjata semacam itu dan terus meningkatkan ketegangan dengan Rusia.

"Kita perlu melakukan ledakan nuklir di suatu tempat, di tempat pengujian. Uji coba nuklir saat ini dilarang, tetapi mungkin orang-orang harus melihat apa sebenarnya hasil dari semua ini,” ungkap Kolesnik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
China Uji Coba Bom Hidrogen...
China Uji Coba Bom Hidrogen Hasilkan Suhu 1.000 Derajat Celsius
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved