Terpilihnya Trump sebagai Presiden AS Dapat Perburuk Perlambatan Ekonomi China

Selasa, 17 September 2024 - 14:21 WIB
loading...
A A A
Tingkat pertumbuhan dapat menurun hingga 3 persen selama tahun 2025 dan 2026 berkat ekspor yang lebih rendah dan dampak tidak langsungnya pada konsumsi dan investasi China.

"Selain itu, dampak yang masih ada dari ketenagakerjaan dan belanja modal yang lebih lemah juga akan membebani ekonomi domestik," kata UBS.

Masalah China tentu akan memburuk karena negara-negara lain juga mempertimbangkan tarif seperti AS untuk impor China.

“China akan merasa kesulitan untuk mempertahankan pertumbuhan ekspor 15-20 persen yang dibutuhkan untuk menggunakan kelebihan kapasitasnya. Kondisi eksternal sedang berubah, karena AS tidak sendirian dalam mengenakan tarif. Uni Eropa dan beberapa pasar berkembang berencana, atau mungkin sudah menerapkan, tarif secara selektif pada impor dari China,” kata Chetan Ahya, kepala Ekonom Asia di Morgan Stanley.

Baca Juga: Dikenal Habisi Osama bin Laden, Pasukan Khusus AS Ini Berlatih Melawan China

Pendekatan Trump terhadap aspek politik mungkin tidak jelas, tetapi dia tidak ambigu dalam pendekatan ekonominya terhadap China, kata Nancy Qian, Profesor Ekonomi di Universitas Northwestern.

“Jika mantan Presiden AS Donald Trump kembali ke Gedung Putih, dia kemungkinan akan mengenakan tarif besar-besaran terhadap China. Kedua negara adalah pesaing, dan Amerika harus menang,” tuturnya.

Namun Trump tahu bahwa tarif pada impor China juga akan memberinya keuntungan politik. “Saya kebetulan sangat percaya pada tarif karena saya pikir tarif memberi Anda dua hal: Tarif memberi Anda keuntungan ekonomi, tetapi juga memberi Anda keuntungan politik,” sebut Trump beberapa waktu lalu.

China pasti merasa “sangat frustrasi" karena tidak memiliki kemampuan untuk melawan kebijakan Trump bahkan setelah eskalasi dengan AS terus berlanjut di berbagai bidang, kata Yun Sun, seorang peneliti nonresiden di John L Thornton China Centre di Brookings Institution.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Celine Evangelista Bantah...
Celine Evangelista Bantah Isu Jadi Istri Kelima, Akui Sudah Punya Pasangan
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Berita Terkini
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved