China Kesal Didekati Kapal Perang NATO: Provokasi Berkedok Kebebasan Navigasi!
Minggu, 15 September 2024 - 09:52 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah posting di X, Kementerian Pertahanan Taiwan pada Jumat mengonfirmasi bahwa sebuah fregat Angkatan Laut Jerman dan sebuah kapal pasokan masing-masing berlayar melalui Selat Taiwan dari utara ke selatan.
Lintasan fregat Baden-Wuerttemberg dan kapal pasokan Frankfurt am Main adalah yang pertama dari jenisnya dalam 22 tahun terakhir.
Juru bicara Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China Kapten Senior Li Xi mengatakan: "Tindakan pihak Jerman telah meningkatkan risiko keamanan dan mengirimkan sinyal yang salah."
Sedangkan juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menekankan bahwa masalah Taiwan bukan tentang kebebasan navigasi tetapi tentang kedaulatan dan integritas teritorial China.
Menurutnya, Beijing menghormati hak negara lain untuk berlayar di perairan internasional sebagaimana didefinisikan dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut. “[Namun] Beijing dengan tegas menentang setiap tindakan provokasi dengan kedok kebebasan navigasi,” katanya, seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri China, Minggu (15/9/2024).
Lintasan fregat Baden-Wuerttemberg dan kapal pasokan Frankfurt am Main adalah yang pertama dari jenisnya dalam 22 tahun terakhir.
Juru bicara Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China Kapten Senior Li Xi mengatakan: "Tindakan pihak Jerman telah meningkatkan risiko keamanan dan mengirimkan sinyal yang salah."
Sedangkan juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menekankan bahwa masalah Taiwan bukan tentang kebebasan navigasi tetapi tentang kedaulatan dan integritas teritorial China.
Menurutnya, Beijing menghormati hak negara lain untuk berlayar di perairan internasional sebagaimana didefinisikan dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut. “[Namun] Beijing dengan tegas menentang setiap tindakan provokasi dengan kedok kebebasan navigasi,” katanya, seperti dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri China, Minggu (15/9/2024).
Lihat Juga :