China Dilaporkan Mampu Lacak Jet Tempur Siluman F-22 dan F-35 AS dengan Starlink

Minggu, 15 September 2024 - 09:19 WIB
loading...
China Dilaporkan Mampu...
China dilaporkan mampu lacak jet tempur siluman F-22 dan F-35 AS dengan jaringan satelit Starlink milik Elon Musk. Foto/Lockheed Martin/Jonathan Case
A A A
BEIJING - China dilaporkan telah mampu melacak jet tempur siluman F-22 Raptor dan F-35 Lightning II Amerika Serikat (AS) dengan menggunakan jaringan satelit Starlink milik miliarder Elon Musk.

Mengutip EurAsian Times, Minggu (15/9/2024), laporan mereka berdasarkan eksperimen para ilmuwan China.

Beijing telah lama menyatakan kekhawatiran bahwa Washington dapat menggunakan jaringan satelit Starlink jika terjadi kemungkinan darurat di wilayah China. Namun, dengan eksperimen para ilmuwannya China dapat memanfaatkan balik Starlink untuk keuntungannya sendiri.

Sebagai bagian dari eksperimen tersebut, kelompok ilmuwan itu meluncurkan pesawat nirawak DJI Phantom 4 Pro di lepas pantai Guangdong. Pesawat nirawak itu kira-kira seukuran burung dan memiliki penampang radar yang mirip dengan pesawat tempur siluman.

Baca Juga: Data Sensitif Jet Tempur Siluman F-22, F-35, dan Bomber B-2 AS Bocor ke China, Rusia, dan Iran

Meskipun memiliki karakteristik siluman (anti-deteksi radar), target tersebut tiba-tiba muncul di layar meskipun radar berbasis darat tidak memancarkan gelombang radio yang akan menghasilkan gema.

Para ilmuwan menjelaskan bahwa hal ini dimungkinkan karena pesawat nirawak itu diterangi oleh radiasi elektromagnetik dari satelit Starlink yang melintasi Filipina.

Kemampuan ini, lanjut laporan tersebut, belum pernah ditunjukkan oleh negara lain mana pun.

Jika eksperimen semacam itu terbukti, China kemungkinan akan memperoleh keuntungan tempur yang belum pernah terjadi sebelumnya atas musuh dan saingannya, Amerika Serikat, yang memiliki persediaan pesawat tempur siluman yang cukup besar, seperti F-22 Raptor dan F-35 Lightning II, serta pesawat pengebom siluman.

Dalam konflik antara China dan Amerika Serikat, Washington kemungkinan akan berupaya menembus wilayah udara China menggunakan pesawat tempur siluman tak terdeteksi yang canggih.

Eksperimen para ilmuwan China tersebut dapat sangat mengikis keunggulan Amerika dalam hal teknologi siluman dan memungkinkan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) untuk menembak jatuh jet tempur AS, jika klaim tersebut terbukti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved