Paus Fransiskus Kecam Pengeboman Israel di Gaza: Tolong, Lihat Mayat Anak-anak, Itu Buruk!

Minggu, 15 September 2024 - 08:21 WIB
loading...
Paus Fransiskus Kecam...
Paus Fransiskus mengecam pengeboman militer Israel di Gaza, termasuk terhadap sekolah, sebagai pemandangan buruk. Foto/Palestine Chronicle/Mohammed Asad
A A A
ROMA - Paus Fransiskus mengecam pengeboman militer Israel di Gaza, termasuk terhadap sekolah, yang mengakibatkan kematian anak-anak Palestina. Dia menyebutnya sebagai pemandangan buruk.

Dalam penerbangan kembali ke Roma dari Singapura, pemimpin Vatikan tersebut menyatakan keraguan bahwa Israel atau Hamas, yang sekarang berperang selama sebelas bulan, berusaha untuk mengakhiri konflik.

"Saya menyesal harus mengatakan ini," kata Paus Fransiskus. "Tetapi saya tidak berpikir bahwa mereka mengambil langkah-langkah untuk berdamai,” katanya lagi, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (15/9/2024).

Baca Juga: Profil Sheikha Moza, Ibu Emir Qatar yang Tampar Dunia karena Diam Lihat Kekejaman Israel

Paus Fransiskus berbicara dalam konferensi pers dengan wartawan setelah tur 12 hari yang melelahkan di Asia Tenggara dan Oseania. Dia mengaku sudah berbicara melalui telepon dengan anggota paroki Katolik di Gaza setiap hari. "Mereka mengatakan hal-hal buruk dan sulit kepada saya,” ujarnya.

"Tolong, ketika Anda melihat mayat anak-anak yang terbunuh, ketika Anda melihat bahwa, dengan anggapan bahwa beberapa gerilyawan ada di sana, sebuah sekolah dibom, itu buruk," kata Paus berusia 87 tahun tersebut. "Itu buruk,” katanya lagi.

Pemimpin umat Katolik ini, yang telah mendukung seruan untuk gencatan senjata dalam perang Gaza dan pembebasan sandera Israel yang ditahan oleh Hamas, mengatakan; "Kadang-kadang saya pikir ini adalah perang yang terlalu berlebihan.”

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan pada Kamis lalu bahwa perang tersebut telah membuat ekonomi Gaza hancur.

Paus Fransiskus berbicara tentang berbagai masalah lain selama konferensi pers selama 40 menit. Dia mengkritik kebijakan mantan Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden Kamala Harris, dan mengatakan umat Katolik AS harus "memilih kejahatan yang lebih kecil" ketika mereka memberikan suara pada pemilu AS bulan November, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Rusia Ngamuk Bombardir...
Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka
Rekomendasi
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Kapolri Anugerahi Medali...
Kapolri Anugerahi Medali Kehormatan ke Prabowo, Bukti Kuatnya Sinergi Pemerintah-Polri
Berita Terkini
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved