Inilah Detail Rencana Donald Trump Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Jum'at, 13 September 2024 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian dalam acara itu, Vance mengatakan dia muak menyia-nyiakan nyawa orang Amerika dengan menjadi polisi dunia dan menyebut kebijakan AS saat ini terhadap Rusia "bodoh".
Vance telah secara terbuka menentang pendanaan lebih lanjut AS untuk upaya perang Ukraina, menuduh Gedung Putih tidak memiliki rencana yang layak untuk kemenangan Kyiv.
Dalam opini di New York Times pada bulan April, dia berpendapat bahwa kemenangan akan membutuhkan lebih banyak pasukan daripada yang mungkin dapat dikerahkan Ukraina dan lebih banyak senjata daripada yang dapat diproduksi AS.
Rusia telah menyatakan kenetralan Ukraina sebagai salah satu tujuan utamanya.
Sementara itu, Kyiv telah mengesampingkan pembicaraan apa pun yang tidak didasarkan pada "formula perdamaian" Presiden Volodymyr Zelensky, daftar tuntutan maksimalis yang diejek Moskow sebagai sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan.
Vance telah secara terbuka menentang pendanaan lebih lanjut AS untuk upaya perang Ukraina, menuduh Gedung Putih tidak memiliki rencana yang layak untuk kemenangan Kyiv.
Dalam opini di New York Times pada bulan April, dia berpendapat bahwa kemenangan akan membutuhkan lebih banyak pasukan daripada yang mungkin dapat dikerahkan Ukraina dan lebih banyak senjata daripada yang dapat diproduksi AS.
Rusia telah menyatakan kenetralan Ukraina sebagai salah satu tujuan utamanya.
Sementara itu, Kyiv telah mengesampingkan pembicaraan apa pun yang tidak didasarkan pada "formula perdamaian" Presiden Volodymyr Zelensky, daftar tuntutan maksimalis yang diejek Moskow sebagai sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan.
(mas)
Lihat Juga :