Hubungan Makin Mesra, PM China Li Qiang Kunjungi Saudi

Rabu, 11 September 2024 - 19:10 WIB
loading...
Hubungan Makin Mesra,...
PM China berkunjung ke Arab Saudi untuk memperkuat kerja sama. Foto/AP
A A A
RIYADH - China berupaya meningkatkan hubungan dengan Arab Saudi saat Perdana Menteri Li Qiang dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengadakan pembicaraan tingkat tinggi di Riyadh pada Rabu (11/9/2024).

Li tiba di ibu kota Saudi pada Selasa malam untuk menjadi ketua bersama Komite Tingkat Tinggi Saudi-China keempat dengan Mohammed bin Salman. Kedua pihak diharapkan terlibat dalam diskusi mendalam untuk "memperkuat persahabatan dan memperluas kerja sama," menurut pernyataan dari Beijing.

Li berharap Beijing dan Riyadh akan "semakin memperkuat penyelarasan strategi pembangunan mereka dan mengangkat hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi."

"Sejak terjalinnya hubungan diplomatik 34 tahun lalu, hubungan bilateral telah mencapai perkembangan pesat melalui upaya bersama, menghasilkan hasil yang bermanfaat dalam kerja sama praktis," katanya setelah tiba di Arab Saudi.

Li mengenang bahwa Presiden China Xi Jinping menghadiri KTT China - Negara Arab pertama dan KTT China-Dewan Kerja Sama Teluk pertama pada Desember 2022.

Baca Juga: 2 Tentara Israel Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Gaza

"Selama lebih dari setahun, kedua belah pihak telah secara aktif melaksanakan hasil utama dari KTT tersebut... menjaga komunikasi dan koordinasi yang erat dalam urusan regional dan internasional, dan terus meningkatkan kemitraan strategis komprehensif China - Arab Saudi," kata perdana menteri China tersebut.

Menjelang perjalanan Li ke Riyadh, China menyerahkan anjungan minyak dan gas lepas pantai terbesar yang pernah dibangunnya ke Arab Saudi.

Anjungan pengumpulan dan pengangkutan minyak dan gas Marjan berbobot lebih dari 17.200 ton dan lebih tinggi dari gedung 24 lantai dengan luas dek yang setara dengan 15 lapangan basket.

China merupakan importir minyak terbesar kedua bagi Arab Saudi karena volume perdagangan bilateral melonjak hingga sekitar USD106 miliar tahun lalu.

Kunjungan Li juga merupakan perjalanan tingkat tinggi pertama ke Riyadh setelah China menjadi perantara kesepakatan antara Arab Saudi dan Iran pada Maret tahun lalu untuk menormalisasi hubungan bilateral.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved