AS Inginkan SDA Ukraina Rp15.368 Triliun, Alasan Bantu Melawan Rusia

Minggu, 08 September 2024 - 06:12 WIB
loading...
AS Inginkan SDA Ukraina...
AS inginkan SDA Ukraina Rp15,368 triliun sebagai alasan Washington bantu Kyiv melawan Rusia. Foto/Ukrainian Defence Ministry Press Office via AP
A A A
WASHINGTON - Senator top Amerika Serikat (AS) Lindsey Graham secara terbuka mengatakan Washington membutuhkan mineral Ukraina senilai 1 triliun (lebih dari Rp15.368 Triliun).

Oleh karena itulah, bantuan militer ke negara itu harus terus berlanjut hingga Kyiv mampu memenangkan perangnya melawan Rusia.

Anggota Partai Republik asal South Carolina tersebut, salah satu pendukung utama Kyiv di pemerintahan AS, menyampaikan pernyataannya pada Jumat di Kyiv saat berbicara bersama Presiden Volodymyr Zelensky.

Baca Juga: Negara NATO Ini Akui Banyak Warganya Ikut Perang Bela Rusia di Ukraina

Graham memuji Ukraina dan tekadnya untuk melawan Moskow apa pun yang terjadi, dengan mencatat bahwa itu berarti bahwa Amerika sendiri tidak perlu melakukan itu, dan hanya perlu menyediakan persenjataan.

"Mereka [Ukraina] memiliki mineral senilai satu triliun dolar yang dapat bermanfaat bagi ekonomi kami. Jadi, saya ingin terus membantu teman-teman kami di Ukraina. Kami dapat memenangkan ini. Mereka membutuhkan bantuan kami," kata Graham, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (8/9/2024).

Senator tersebut telah lama sangat terbuka tentang tujuan sebenarnya Washington dalam perang antara Moskow dan Kyiv, berulang kali mengemukakan sumber daya senilai triliunan dolar di tangan Ukraina sebagai aset penting dan hadiah utama bagi AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Berita Terkini
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved