Banyak Warga Tak Mau Mati Sia-sia di Medan Perang, Ukraina Susun Rencana Baru Wajib Militer

Sabtu, 07 September 2024 - 17:45 WIB
loading...
Banyak Warga Tak Mau...
Banyak warga Ukraina tak mau ikut wajib militer. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Petugas wajib militer Ukraina mulai memasang alat pengacau telepon seluler di kendaraan mereka sehingga orang-orang yang mereka tangkap di jalan tidak dapat meminta bantuan. Itu diungkapkan anggota parlemen Ukraina Sergey Yevtushok.

Seorang anggota partai oposisi Tanah Air, yang memiliki 24 kursi di Verkhovna Rada yang beranggotakan 450 orang, Yevtushok membuat pernyataan mengejutkan itu di saluran TV Novosti.Live.

"Mereka menghentikan seseorang, menyalakan peralatan perang elektronik sehingga dia tidak dapat menelepon ke mana pun – menelepon kerabatnya atau mungkin pengacara," kata Yevtushok, dilansir RT.

"Mereka memaksanya masuk ke mobil dan membawanya ke kantor pendaftaran dan pendaftaran militer." Yevtushok menunjukkan bahwa praktik ini jelas melanggar hukum Ukraina, tetapi tampaknya meluas dan sepenuhnya berhasil.

“Dalam dua atau tiga jam, seseorang menjalani pemeriksaan medis, dan keesokan paginya dia sudah berada di tempat pelatihan,” tambah anggota parlemen tersebut.

Baca Juga: Presiden Putin Ejek Pemimpin Ukraina Seperti Alien

Kiev telah lama berjuang untuk mengganti kerugian di medan perang. Jenderal Aleksandr Syrsky, komandan angkatan bersenjata Ukraina, telah mengakui bahwa rekrutan baru mendapatkan empat minggu pelatihan dasar dan hingga empat minggu pelatihan khusus sebelum dikirim ke medan perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Ukraina Dalangi Pembunuhan...
Ukraina Dalangi Pembunuhan Jenderal Rusia tapi Tak Ubah Hasil Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved