Presiden Putin Ejek Pemimpin Ukraina Seperti Alien
Kamis, 05 September 2024 - 22:15 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin mengejek presiden Ukraina seperti alien. Foto/AP
A
A
A
MOSKOW - Ukraina tampaknya diperintah oleh ‘alien’ yang membuat keputusan kejam tanpa memperhatikan penderitaan rakyat biasa. Demikian diungkap Presiden Rusia Vladimir Putin. Dia juga memperingatkan bahwa kampanye ‘mobilisasi total’ Kiev akan menguras habis negara itu.
Berbicara di sesi pleno Forum Ekonomi Timur (EEF) pada Kamis, Putin mengingat bahwa Moskow dan Kiev pada dasarnya telah mencapai kesepakatan damai – berdasarkan komitmen Ukraina terhadap kenetralan – selama pembicaraan Istanbul di awal konflik. Namun, upaya ini digagalkan oleh intervensi Barat, yang mendambakan "kekalahan strategis" Rusia.
Perilaku Kiev dalam situasi ini menimbulkan kecurigaan, kata pemimpin Rusia itu. "Saya terkadang mendapat kesan bahwa mereka yang memerintah Ukraina seperti alien atau orang asing... Mereka tidak berpikir... Anda lihat, kerugian mereka sangat besar. Saya bahkan tidak dapat membayangkan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya."
Menurut presiden, satu-satunya pilihan yang tersisa bagi Kiev adalah menurunkan usia wajib militer maksimum sekali lagi. Ini akan memungkinkan mereka "untuk merekrut anak-anak, seperti yang dilakukan Nazi Jerman dengan Pemuda Hitler. Tetapi ini tidak akan menyelesaikan masalah... Langkah selanjutnya adalah memanggil para mahasiswa, untuk menguras habis negara. Sekali lagi, tampaknya orang Ukraina bukanlah rakyat mereka," kata Putin.
Baca Juga: Baku Tembak Terjadi di Konsulat Israel di Munich, Motif Belum Terungkap
Berbicara di sesi pleno Forum Ekonomi Timur (EEF) pada Kamis, Putin mengingat bahwa Moskow dan Kiev pada dasarnya telah mencapai kesepakatan damai – berdasarkan komitmen Ukraina terhadap kenetralan – selama pembicaraan Istanbul di awal konflik. Namun, upaya ini digagalkan oleh intervensi Barat, yang mendambakan "kekalahan strategis" Rusia.
Perilaku Kiev dalam situasi ini menimbulkan kecurigaan, kata pemimpin Rusia itu. "Saya terkadang mendapat kesan bahwa mereka yang memerintah Ukraina seperti alien atau orang asing... Mereka tidak berpikir... Anda lihat, kerugian mereka sangat besar. Saya bahkan tidak dapat membayangkan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya."
Menurut presiden, satu-satunya pilihan yang tersisa bagi Kiev adalah menurunkan usia wajib militer maksimum sekali lagi. Ini akan memungkinkan mereka "untuk merekrut anak-anak, seperti yang dilakukan Nazi Jerman dengan Pemuda Hitler. Tetapi ini tidak akan menyelesaikan masalah... Langkah selanjutnya adalah memanggil para mahasiswa, untuk menguras habis negara. Sekali lagi, tampaknya orang Ukraina bukanlah rakyat mereka," kata Putin.
Baca Juga: Baku Tembak Terjadi di Konsulat Israel di Munich, Motif Belum Terungkap
Lihat Juga :