Pengelola Masjid Al Aqsa Tuding Ekstremis Yahudi Akan Jadi Penyebab Kehancuran Israel

Kamis, 05 September 2024 - 22:45 WIB
loading...
A A A
Israel adalah "satu-satunya yang memiliki senjata", dan sebagai kekuatan pendudukan, Israel berkewajiban untuk melindungi masjid, tetapi Israel tidak memiliki hak untuk menempatkan pasukan di sana, katanya.

Bahkan sebelum tahun 1967, Wakaf mengizinkan orang Kristen dan Yahudi memasuki kompleks Al Aqsa dengan syarat mereka menghormati bahwa tempat itu sepenuhnya adalah tempat ibadah Muslim dengan tidak beribadah di sana. Pengaturan tersebut merupakan bagian dari apa yang dikatakan Yordania sebagai status quo ante – situasi yang ada sebelum perang di mana pasukan pendudukan tidak diizinkan untuk berubah.

Sheikh Azzam mengatakan tindakan pascaperang oleh Tn. Dayan, dan perjanjian damai tahun 1994 antara Yordania dan Israel, berarti bahwa Wakaf harus mempertahankan kendali atas akses masuk ke situs tersebut dan bahwa orang Yahudi harus dilarang beribadah atau melakukan ritual di sana.

Namun, mereka semakin didorong untuk melakukannya oleh kaum ultra-nasionalis yang merupakan komponen inti dari pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Bulan lalu, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir mengatakan dia "akan memasang bendera Israel" di kompleks tersebut dan membangun sinagoge di sana jika dia bisa. Kementerian Warisan Budaya juga mengumumkan rencana untuk membiayai wisata bagi orang Yahudi dan wisatawan ke kompleks tersebut.

Baca Juga: Baku Tembak Terjadi di Konsulat Israel di Munich, Motif Belum Terungkap

= Ben-Gvir dan para ekstremis lainnya “akan membawa Israel menuju kehancuran”, kata Sheikh Azzam. “Mereka akan membuat semua orang membenci orang Yahudi. Mereka ingin menghancurkan Al Aqsa. Namun, tempat itu akan selalu menjadi tempat ibadah umat Islam,” katanya. “Tidak seorang pun akan tinggal diam jika tempat suci mereka dilanggar.”

Dibangun antara akhir abad ke-8 dan awal abad ke-9 di bawah Kekhalifahan Umayyah yang berpusat di Damaskus, Al Aqsa menjadi simbol era keemasan Islam, dan tali pusar antara agama tersebut, yang lahir di bagian dalam Arabia, dan Yerusalem, permata mahkota dari banyak penaklukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Yordania Kutuk Penyitaan...
Yordania Kutuk Penyitaan Properti oleh Israel di Dekat Masjid Al-Aqsa
Penjaga Keamanan Gagalkan...
Penjaga Keamanan Gagalkan Upaya Pendudukan Israel Sembelih Hewan Kurban di Masjid Al-Aqsa
8 Negara yang Memindahkan...
8 Negara yang Memindahkan Kedutaan Besarnya ke Yerusalem, Salah Satunya Negara Mayoritas Muslim
Masjid Al-Aqsa Dibuka...
Masjid Al-Aqsa Dibuka Lagi setelah 40 Hari Ditutup Israel
Masjidil Aqsa, Saksi...
Masjidil Aqsa, Saksi Bisu Perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Ini Isi Surat Trump...
Ini Isi Surat Trump ke Kongres, Jelaskan Alasan AS Serang Iran Lagi
Rekomendasi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Bangun Budaya Peduli...
Bangun Budaya Peduli Lingkungan, SDN Keranggan Tangsel Bidik Adiwiyata Nasional
Berita Terkini
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
Seiring Perang, Ekspor...
Seiring Perang, Ekspor Minyak Iran Tembus 80 Juta Barel dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Infografis
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Gagal Hadapi Operasi Badai al-Aqsa 7 Oktober
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved