Pengelola Masjid Al Aqsa Tuding Ekstremis Yahudi Akan Jadi Penyebab Kehancuran Israel

Kamis, 05 September 2024 - 22:45 WIB
loading...
A A A
Klaim Yordania atas hak untuk mengelola Al Aqsa didasarkan pada hak asuh yang diberikan pada tahun 1920-an oleh para pemimpin agama Palestina kepada Sharif Hussein bin Ali, kakek buyut Raja Yordania Abdullah II, yang memimpin upaya untuk mengumpulkan dana di Timur Tengah dan sekitarnya untuk merenovasi masjid tersebut. Ia meninggal pada tahun 1931 dan dimakamkan di tanah Al Aqsa.

Namun sejak perang Gaza dimulai Oktober lalu, Israel telah meningkatkan pembatasan masuknya jamaah ke Al Aqsa, khususnya bagi laki-laki muda. Jamaah dari Tepi Barat yang diduduki tidak dapat beribadah di sana karena Israel melarang masuknya warga Palestina dari wilayah yang diduduki setelah perang dimulai.

"Pembatasan lebih ketat pada salat subuh hari Jumat, yang sangat populer di kalangan umat beriman,: kata Sheikh Azzam.

“Israel tidak dapat mencegat setiap Muslim yang ingin beribadah di Al Aqsa," katanya, seraya menunjukkan bahwa hanya Wakaf yang boleh mengizinkan siapa yang boleh masuk dan siapa yang harus dicegah masuk.

Israel juga harus menghentikan penyerbuan oleh jamaah Yahudi untuk memulihkan status quo sebelum perang 1967, katanya, dan menyingkirkan pasukan yang telah mengubah Al Aqsa “menjadi kamp, dari dalam dan luar”.

“Mereka mencoba mengubah status keagamaan, hukum, dan sejarah di Yerusalem. Itu sangat berbahaya,” kata Sheikh Azzam.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Yordania Kutuk Penyitaan...
Yordania Kutuk Penyitaan Properti oleh Israel di Dekat Masjid Al-Aqsa
Penjaga Keamanan Gagalkan...
Penjaga Keamanan Gagalkan Upaya Pendudukan Israel Sembelih Hewan Kurban di Masjid Al-Aqsa
8 Negara yang Memindahkan...
8 Negara yang Memindahkan Kedutaan Besarnya ke Yerusalem, Salah Satunya Negara Mayoritas Muslim
Masjid Al-Aqsa Dibuka...
Masjid Al-Aqsa Dibuka Lagi setelah 40 Hari Ditutup Israel
Pemerintah Provinsi...
Pemerintah Provinsi Yerusalem Kutuk Israel Tutup Masjid Al-Aqsa saat Hari Raya Idulfitri
Masjidil Aqsa, Saksi...
Masjidil Aqsa, Saksi Bisu Perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Israel akan Caplok Sebagian...
Israel akan Caplok Sebagian Wilayah Gaza hingga Tawanan Dibebaskan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved