AS Mampu Hancurkan Seluruh Lokasi Peluncuran Nuklir Rusia dan China, tapi...

Kamis, 05 September 2024 - 13:35 WIB
loading...
A A A
Perkembangan baru juga berarti bahwa JASSM (Joint Air-to-Surface Standoff Missiles) dapat diluncurkan di atas palet, menggunakan sistem Rapid Dragon, dari pesawat angkut militer standar yang tidak dimodifikasi, seperti C-17 Globemaster atau C-130 Hercules.

“Analisis kami memperkirakan bahwa hanya sistem strategis Rusia dan sistem strategis China yang terkubur dalam yang dapat dianggap dapat bertahan hidup dalam menghadapi serangan rudal konvensional dan jauh lebih rentan daripada yang biasanya dipertimbangkan,” imbuh mereka.

Plesch dan Galileo berpendapat bahwa tidak ada diskusi publik yang cukup tentang kemampuan strategis AS jika terjadi konfrontasi besar, dengan alasan bahwa perdebatan tentang konflik yang melibatkan Rusia dan China cenderung difokuskan pada dinamika regional, seperti perang di Ukraina atau kemungkinan invasi ke Taiwan.

“Kekuatan konvensional global AS diremehkan, yang mengancam realitas dan persepsi stabilitas strategis,” tulis mereka, menambahkan bahwa penggunaan senjata nuklir hibrida bersama rudal konvensional akan memperumit gambaran yang sudah menegangkan.

Meskipun sedikit yang percaya bahwa konfrontasi besar antara AS dan Rusia atau China mungkin terjadi, invasi Ukraina telah meningkatkan ketidakpastian global secara dramatis.

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan pada bulan Maret bahwa Moskow akan bersedia menggunakan senjata nuklir jika kedaulatan atau kemerdekaannya terancam.

Kedua pakar berpendapat bahwa kekhawatiran strategis adalah apakah Rusia atau China takut dengan kemampuan militer AS sampai-sampai mereka membenarkan perlombaan senjata baru.

"Penilaian Ancaman AS 2024 sendiri menyoroti ketakutan China terhadap serangan pertama AS sebagai motif penumpukan senjata nuklir China," kata mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Kebakaran Landa Permukiman...
Kebakaran Landa Permukiman Warga di Pulogadung, 3 Orang Tewas dan 1 Luka
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Berita Terkini
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved