Horor! Siswa 14 Tahun Umbar Tembakan di Sekolah AS, 4 Tewas dan Banyak yang Luka

Kamis, 05 September 2024 - 07:15 WIB
loading...
Horor! Siswa 14 Tahun...
Seorang siswa 14 tahun mengumbar tembakan di Apalachee High School di Georgia, AS. Empat orang tewas dan lebih dari selusin lainnya terluka. Foto/AP Photo/Mike Stewart
A A A
WASHINGTON - Seorang siswa berusia 14 tahun telah mengumbar tembakan di sebuah sekolah di Georgia, Amerika Serikat (AS) pada Rabu waktu setempat. Empat orang tewas, termasuk dua di antaranya siswa.

Polisi dan petugas medis bergegas ke lokasi penembakan; Apalachee High School, dan lingkungan sekolah tersebut diisolasi ketat. Tersangka penembakan juga telah ditangkap.

Selain menewaskan empat orang, penembakan itu juga menyebabkan lebih dari selusin orang lainnya terluka dengan setidaknya satu orang telah dievakuasi dengan ambulans udara.

Baca Juga: Sniper yang Tembak Donald Trump saat Kampanye Tewas Ditembak Secret Service

Biro Investigasi Georgia atau GBI mengatakan bahwa mereka merespons penembakan di sekolah menengah tersebut.

"Sekitar pukul 10.23 pagi, petugas dari berbagai lembaga penegak hukum dan personel Pemadam Kebakaran/EMS dikirim ke sekolah menengah tersebut sehubungan dengan laporan penembakan aktif," kata kantor Sheriff Barrow County dalam sebuah pernyataan.

Para siswa dievakuasi dari lokasi penembakan dan beberapa terlihat berkerumun di lapangan dekat sekolah. Kantor Sheriff Barrow County mengatakan bahwa tersangka telah ditahan.

Sumber penegak hukum mengatakan kepada CNN bahwa tersangka penembakan adalah siswa berusia 14 tahun.

Beberapa orang terluka saat mencoba berlindung atau melarikan diri dari tempat kejadian.

Apalachee High School di Barrow County, Georgia, mengirimkan pesan kepada para orang tua dengan mengatakan:"Sekolah saat ini dalam status lockdown ketat setelah adanya laporan penembakan."

Sekolah tersebut terletak di kota Winder, sekitar 45 mil (70 kilometer) di timur laut Atlanta, ibu kota negara bagian tersebut.

"Kami memiliki agen di lokasi yang membantu penegak hukum lokal, negara bagian, dan federal dalam penyelidikan. Satu tersangka ditahan," kata GBI dalam sebuah unggahan di media sosial.

"Penegak hukum telah tiba. Mohon jangan mencoba datang ke sekolah saat ini sementara petugas bekerja untuk mengamankan area tersebut," imbuhnya.

ABC News mengutip seorang saksi, siswa bernama Sergio Caldera, yang mengatakan bahwa dia sedang berada di kelas kimia ketika mendengar suara tembakan. Caldera (17) mengatakan kepada ABC bahwa gurunya membuka pintu dan guru lain berlari masuk untuk menyuruhnya menutup pintu "karena ada penembak aktif."

Saat siswa dan guru berkerumun di dalam ruangan, seseorang menggedor pintu kelasnya dan berteriak beberapa kali agar dibuka. Saat ketukan berhenti, Caldera mendengar lebih banyak suara tembakan dan jeritan.

Dia mengatakan kelasnya kemudian dievakuasi ke lapangan sepak bola sekolah, menurut laporan Reuters,Kamis (5/9/2024).

"Apa yang kita lihat di belakang kita adalah hal yang jahat hari ini," kata Sheriff Jud Smith dalam konferensi pers singkat di halaman sekolah.

Gubernur Georgia Brian Kemp mengatakan di situs media sosial X bahwa badan-badan negara bagian sedang menanggapi insiden tersebut.

Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Presiden Joe Biden telah diberi pengarahan tentang penembakan itu. "Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pejabat federal, negara bagian, dan lokal saat kami menerima lebih banyak informasi," kata Gedung Putih.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved