Hamas Tegaskan Tidak Ada Negosiasi Nyata untuk Gencatan Senjata Gaza
Selasa, 03 September 2024 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat Hamas mengkritik persyaratan baru yang ditetapkan oleh Netanyahu, dengan menunjukkan dalam proposal yang diajukannya kepada para mediator, dia ingin mendeportasi 50 tahanan Palestina yang menjalani hukuman seumur hidup setelah dibebaskan, tetapi setelah 2 Juli, jumlah tersebut dinaikkan menjadi 150 orang.
Dia juga menjelaskan di antara persyaratan baru yang ditambahkan Netanyahu adalah tidak ada tahanan Palestina yang dijatuhi hukuman seumur hidup yang akan dibebaskan, bahkan jika mereka sakit atau lanjut usia, yang bertentangan dengan proposal Israel sebelumnya.
"Dalam setiap klausul, Netanyahu menetapkan persyaratan baru yang bertentangan dengan proposal yang telah ditetapkannya sendiri, termasuk Philadelphia dan Netzarim," papar Al-Hayya.
Dia menjelaskan, "Kecuali jika tahanan Palestina dibebaskan, perang dihentikan, dan pendudukan Israel mundur, khususnya dari Philadelphia, tidak akan ada kesepakatan."
“Hambatan saat ini untuk mencapai kesepakatan, sangat besar,” tegas dia.
Ketika ditanya tentang enam tahanan Israel terakhir yang terbunuh, juru bicara Hamas menyalahkan negara pendudukan Israel.
Dia juga menjelaskan di antara persyaratan baru yang ditambahkan Netanyahu adalah tidak ada tahanan Palestina yang dijatuhi hukuman seumur hidup yang akan dibebaskan, bahkan jika mereka sakit atau lanjut usia, yang bertentangan dengan proposal Israel sebelumnya.
"Dalam setiap klausul, Netanyahu menetapkan persyaratan baru yang bertentangan dengan proposal yang telah ditetapkannya sendiri, termasuk Philadelphia dan Netzarim," papar Al-Hayya.
Dia menjelaskan, "Kecuali jika tahanan Palestina dibebaskan, perang dihentikan, dan pendudukan Israel mundur, khususnya dari Philadelphia, tidak akan ada kesepakatan."
“Hambatan saat ini untuk mencapai kesepakatan, sangat besar,” tegas dia.
Ketika ditanya tentang enam tahanan Israel terakhir yang terbunuh, juru bicara Hamas menyalahkan negara pendudukan Israel.
Lihat Juga :