NATO dan Ukraina Gelar Pertemuan Sangat Rahasia di Dresden Jerman
Senin, 02 September 2024 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Rheinmetall saat ini tengah membangun pabrik baru di Lower Saxony, dan perusahaan tersebut mengatakan pada bulan Mei bahwa mereka bermaksud memproduksi sebanyak 700.000 peluru artileri setiap tahunnya pada tahun 2025.
Pabrikan senjata Jerman tersebut membuka pusat perawatan tank di Ukraina bagian barat pada Juni, dan telah mengumumkan rencana mendirikan lebih banyak pabrik amunisi dan pertahanan udara di tanah Ukraina.
Pejabat senior Rusia telah memperingatkan Moskow akan menganggap fasilitas-fasilitas ini sebagai "target yang sah" untuk serangan militer.
Kremlin secara konsisten berpendapat bantuan militer Barat ke Kiev hanya akan memperpanjang pertumpahan darah, sementara gagal mengubah hasil akhirnya.
Baca juga: Putin: Barat Mencap Seluruh Fakta Tak Mengenakkan sebagai Propaganda Kremlin
Pabrikan senjata Jerman tersebut membuka pusat perawatan tank di Ukraina bagian barat pada Juni, dan telah mengumumkan rencana mendirikan lebih banyak pabrik amunisi dan pertahanan udara di tanah Ukraina.
Pejabat senior Rusia telah memperingatkan Moskow akan menganggap fasilitas-fasilitas ini sebagai "target yang sah" untuk serangan militer.
Kremlin secara konsisten berpendapat bantuan militer Barat ke Kiev hanya akan memperpanjang pertumpahan darah, sementara gagal mengubah hasil akhirnya.
Baca juga: Putin: Barat Mencap Seluruh Fakta Tak Mengenakkan sebagai Propaganda Kremlin
(sya)
Lihat Juga :