Ini Alasan Ukraina Ngotot Kuasai Donbass, Merebut Sumber Daya Alam yang Melimpah

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 10:45 WIB
loading...
Ini Alasan Ukraina Ngotot...
Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Ukraina berjuang untuk Donbass karena sumber daya alam yang melimpah di wilayah tersebut, yang ingin dieksploitasi oleh Kiev dan para pendukung asingnya, menurut mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev pada Jumat (30/8/2024).

Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, yang secara resmi bergabung dengan Rusia bersama dengan Wilayah Kherson dan Zaporozhye pada musim gugur tahun 2022, "sama sekali asing" bagi Ukraina dalam hal budaya, tulis Medvedev di Telegram.

“Alasan mengapa otoritas Kiev berusaha keras untuk mendapatkan mereka kembali, sepele: uang dibutuhkan," papar dia.

"Kelompok kriminal pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky, yang telah mencuri begitu banyak, telah membawa ekonomi negara itu ke bencana, sementara para pendukung Kiev di Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa juga telah menghabiskan banyak uang untuk membantu Ukraina selama konflik, yang membuat kesal penduduk mereka,” papar Medvedev, yang menjabat sebagai wakil ketua Dewan Keamanan Rusia.

“Barat membutuhkan balasan dari Ukraina,” ujar dia, seraya menambahkan hal itu tidak ada hubungannya dengan Zelensky secara pribadi.

"Anak ini akan segera pergi, tetapi utangnya akan tetap ada. Dan itu harus dibayar, dengan bunga," ungkap mantan presiden Rusia itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Spanyol Selidiki Kepala...
Spanyol Selidiki Kepala Staf Militer Israel terkait Penangkapan Aktivis Global Flotilla
Rekomendasi
Argentina Lolos ke Semifinal...
Argentina Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan Swiss 3-1 Lewat Extra Time
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
Berita Terkini
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved