Hamas Ungkap Tujuan Israel Gelar Serangan Besar-besaran di Tepi Barat

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 10:03 WIB
loading...
Hamas Ungkap Tujuan...
Warga Palestina berdiri di luar masjid yang rusak parah setelah operasi militer Israel di kamp pengungsi Tepi Barat Al-Faraa, Kamis, 29 Agustus 2024. Foto/AP/Nasser Nasser
A A A
JALUR GAZA - Gerakan Palestina, Hamas, mengecam serangan militer Israel yang sedang berlangsung di Tepi Barat. Kelompok itu menggambarkannya sebagai bagian dari strategi Israel yang lebih besar untuk merampas tanah Palestina setelah mengusir penduduk secara paksa.

“Serangan militer yang sedang berlangsung oleh pasukan kolonial Israel di Tepi Barat, yang saat ini terkonsentrasi di kota Jenin, merupakan kelanjutan dari kejahatan perang yang dilakukan Israel di seluruh Jalur Gaza serta Tepi Barat,” ungkap pernyataan Hamas.

Hamas menambahkan, “Tindakan militer ini merupakan bagian dari rencana untuk merebut lebih banyak tanah Tepi Barat dan mengusir penduduknya."

Hamas mengatakan, “Serangan militer Israel baru-baru ini, termasuk yang terjadi di Tulkarem dan Tubas, telah gagal, dan hasil yang tak terelakkan dari agresi saat ini di Jenin akan sama."

Sejak Rabu dini hari, tentara Israel telah melancarkan serangan militer besar-besaran dan berkelanjutan di kota-kota Tulkarem, Jenin, dan Tubas di Tepi Barat utara, yang merupakan serangan paling luas sejak 2002.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Langgar Gencatan Senjata,...
Langgar Gencatan Senjata, Israel Gelar Serangan Udara di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved