Pertahankan Lockdown, Gubernur New York Ogah Patuhi Trump

Selasa, 14 April 2020 - 21:56 WIB
loading...
Pertahankan Lockdown,...
Gubernue New York Andrew Cuomo dan Presiden AS Donald Trump. Foto/New York Post
A A A
NEW YORK - Gubernur New York, Andrew Cuomo, menegaskan ia akan mempertahankan penutupan wilayah (lockdown) negara bagiannya meski ia harus membangkang terhadap perintah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. New York memberlakukan lockdown untuk menekan penyebaran virus Corona baru, COVID-19.

Cuomo mengatakan ia tidak akan mematuhi perintah apa pun dari Presiden Trump untuk membuka wilayahnya dengan cara yang tidak aman selama wabah virus Corona.

"Jika dia memerintahkan saya untuk membuka kembali dengan cara yang akan membahayakan kesehatan masyarakat negara saya, saya tidak akan melakukannya," tegas Cuomo dalam sebuah wawancara dengan CNN yang dinukil Reuters, Selasa (14/4/2020).

Trump pada hari Senin mengatakan bahwa ia memiliki otoritas total atas negara-negara bagian dalam menanggapi wabah virus Corona, sikap yang tidak didukung oleh Konstitusi dan segera ditolak oleh para pakar hukum dan beberapa gubernur.

Cuomo mengatakan perintah semacam itu akan membuat tantangan konstitusional antara negara bagian dan pemerintah federal yang akan diajukan ke pengadilan.

"Dan hal terburuk yang bisa dia lakukan saat ini - untuk bertindak sebagai diktator dan bertindak secara partisan, memecah belah," katanya, merujuk pada tawaran presiden.

"Jauhkan politik dari situ," cetusnya.

Cuomo mengatakan para pendiri negara sudah menyelesaikan masalah ini.

“Kami punya argumen ini. Itu sudah lama dilakukan. Orang-orang dengan nama Hamilton, Jefferson, Madison, dan Washington. Dan mereka menyimpulkan ini. Mereka menulis dokumen yang disebut Konstitusi Amerika Serikat," tuturnya.

"Dikatakan pemerintah federal tidak memiliki kekuasaan absolut," kata Cuomo. “Itu bertolak belakang dengan apa yang dikatakan presiden. Dikatakan bahwa itu akan menjadi raja,” tukasnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved