Ini Spesifikasi Roket Katyusha Hizbullah yang Serang Israel

Senin, 26 Agustus 2024 - 13:39 WIB
loading...
A A A

1. Sejarah dan Asal-usul


Roket Katyusha pertama kali dikembangkan oleh Uni Soviet selama Perang Dunia II.

Nama Katyusha diambil dari sebuah lagu populer Soviet dan merujuk pada peluncur roket yang dipasang pada truk.

Rudal ini dirancang untuk memberikan dukungan tembakan yang intensif dengan kapasitas peluncuran cepat.

2. Spesifikasi Teknis


-Kaliber: Roket Katyusha memiliki berbagai ukuran, dengan kaliber umum adalah 122 mm. Namun, beberapa varian lebih besar seperti 132 mm juga ada.
-Jarak Tempuh: Jarak efektif dari roket Katyusha bervariasi tergantung pada modelnya, dengan rentang umum antara 8 hingga 20 kilometer. Beberapa varian dapat mencapai hingga 40 kilometer.
-Daya Ledak: Roket ini biasanya dilengkapi dengan hulu ledak yang berisi sekitar 20-30 kilogram bahan peledak, dengan tipe hulu ledak yang beragam, termasuk fragmentasi, high-explosive, dan cluster.
-Peluncur: Roket Katyusha sering diluncurkan dari peluncur pelat logam yang dapat dipasang pada truk atau kendaraan lainnya. Sistem peluncur dapat menampung beberapa rudal sekaligus, memungkinkan serangan berkelanjutan dalam waktu singkat.
-Akurasi: Roket Katyusha dikenal karena akurasi yang relatif rendah dibandingkan dengan sistem rudal modern lainnya. Sistem ini lebih mengandalkan volume tembakan untuk mencapai targetnya.

3. Penggunaan oleh Hizbullah


Hizbullah, kelompok militan pro-Iran yang berbasis di Lebanon, telah menggunakan roket Katyusha dalam beberapa konflik, terutama selama Perang Lebanon 2006.

Rudal ini memungkinkan Hizbullah untuk melancarkan serangan roket dari posisi yang terlindung dan memberikan tekanan terhadap posisi militer dan sipil di Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Rekomendasi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved